verified
Diterjemahkan otomatis

Menkes Minta Semua Rumah Sakit Harus Bisa Tangani Gangguan Jiwa, Tak Hanya RSJ

Menkes Minta Semua Rumah Sakit Harus Bisa Tangani Gangguan Jiwa, Tak Hanya RSJ

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh rumah sakit di Indonesia mampu menangani pasien dengan gangguan kesehatan mental. Pelayanan kesehatan jiwa tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit jiwa (RSJ) karena kebutuhan masyarakat membutuhkan jangkauan layanan yang lebih luas. Pemerintah menyiapkan sistem penanganan kesehatan mental secara berjenjang, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit. Langkah ini diperlukan agar masyarakat yang mengalami gangguan mental bisa mendapatkan penanganan sesuai kondisi dan tingkat keparahannya. Rencana ini sejalan dengan hasil skrining kesehatan jiwa yang dilakukan pemerintah atas instruksi Presiden Prabowo Subianto. Pada 2025, sekitar 70 juta penduduk telah menjalani skrining, dan sekitar 7 juta orang terindikasi mengalami gangguan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, hingga skizofrenia. Temuan tersebut harus diikuti kesiapan fasilitas kesehatan karena setiap kondisi membutuhkan pendekatan dan perawatan yang berbeda. Dengan sistem berjenjang, penanganan kesehatan mental diharapkan tidak terpusat pada RSJ khusus, sehingga seluruh fasilitas kesehatan dapat memberikan layanan yang tepat. https://www.harianaceh.co.id/2026/10/27/menkes-minta-semua-rumah-sakit-harus-bisa-tangani-gangguan-jiwa-tak-hanya-rsj/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku malah mikir, puskesmas di pelosok banyak yang masih kekurangan obat dasar. Gimana mau nangani gangguan jiwa kalo vitamin aja sering kosong? Semoga SDM-nya juga disiapkan serius, bukan cuma bangunan doang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, semoga lancar.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar