verified
Diterjemahkan otomatis

Kepala SPPG Cirebon Dicopot Usai 395 Orang Keracunan Program MBG

Kepala SPPG Cirebon Dicopot Usai 395 Orang Keracunan Program MBG

Kota Cirebon – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalijaga 5 dicopot dari jabatannya setelah Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan pelanggaran prosedur dalam pengelolaan dapur. Pencopotan ini terkait insiden dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 395 orang. Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Cirebon, Yulian Septa Pratama, menyatakan pengelola SPPG memesan bahan atau makanan jadi dari mitra dan vendor, lalu diolah kembali. Praktik itu melanggar petunjuk teknis BGN. Tim KPPG dan Kedeputian Pemantauan BGN menemukan pelanggaran tersebut saat memeriksa dapur, manajemen, dan tata kelola operasional. Insiden ini menyebabkan 395 orang-terdiri dari siswa TK dan SD, guru, serta pegawai SPPG-mengalami gejala pusing, mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi menu sop telur puyuh. Mereka ditangani di 10 rumah sakit, dengan biaya perawatan ditanggung SPPG. BGN masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan daerah Provinsi Jawa Barat untuk menentukan tindak lanjut. Kepala SPPG telah dicopot, namun sanksi lebih lanjut akan disesuaikan dengan hasil laboratorium tersebut. https://www.harianaceh.co.id/2026/10/23/395-orang-keracunan-mbg-kepala-sppg-cirebon-dicopot/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kejadian kayak gini bikin kita sadar betapa pentingnya pengawasan langsung dari orang tua. Saya jadi ragu, sebenarnya ada gak sih evaluasi berkala ke dapur-dapur SPPG? Ini bukan cuma soal ganti kepala, tapi sistemnya yang harus dibenahi total.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, lindungi anak-anak kami.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, kasihan sekali.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar