saudari
Diterjemahkan otomatis

Lama nggak sholat karena gangguan mental, aku butuh banget dukungan

Assalamu alaikum, semuanya. Ceritanya panjang, tapi intinya OCD parah banget ngambil alih hidupku dan bikin aku hancur berkeping-keping. Aku merasa begitu terjebak sampai berhenti sholat kayak satu-satunya jalan keluar, karena aku nggak kuat lagi sama siksaan terus-menerus dari monster di kepalaku ini pas wudhu, mandi wajib, setiap sholat, setiap saat. Sekarang aku kebangun jam 5 pagi, ketakutan ninggalin dunia dalam keadaan begini. Tapi seberapa pun aku janji sama diri sendiri, aku nggak bisa maksa buat coba lagi-aku terlalu takut bahkan buat deket-deket wastafel aja buat wudhu. Rasanya mustahil. Aku istighfar tiap kali waktu sholat kelewat, bertekad buat nyoba lagi, tapi malah kaku aja. Aku takut banget buat sholat. Rasanya kayak ada sesuatu yang berat nahan aku, pura-puranya melindungi dari kengerian sebenarnya kalo nyoba. Semuanya bikin khawatir: ke toilet aja jadi perang sama OCD, pake baju buat sholat malah munculin ketakutan baru. Setiap bagiannya bikin stres-ragu arah kiblat, apa bajuku udah nutupin dengan bener, setiap gerakan yang aku lakuin… terus aku mulai mikir jangan-jangan hal kecil bikin sholatnya batal, jadi aku ngulang terus-terusan. Aku nggak bisa ngejalanin itu lagi. Aku bener-bener butuh bantuan. Aku nggak mau ketemu Allah dalam keadaan kayak gini, tapi rasanya aku nggak bisa sholat kecuali ada yang wudhuin aku dan pelan-pelan nuntun aku berdiri buat sholat, seaneh kedengerannya. Dulu aku sampe gosok kulitku mentah-mentah buat ngilangin penghalang yang sebenernya nggak ada, bibirku pecah-pecah dan kering karena takut lip balm ngehalangin air wudhu, dan hindarin krim perawatan kulit karena alasan yang sama. Aku bahkan lewatin sikat gigi biar yakin gusiku nggak berdarah jadi nggak ada najis di mulut. Daftarnya panjang banget.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Hatiku sakit bacanya. Allah tahu apa yang sedang kamu lewati, dan Dia Maha Lembut. Jangan merasa sendirian-banyak dari kita yang juga bergumul dengan bisikan itu. Sampai kamu bisa dapat bantuan, mungkin duduk saja di atas sajadah dan menangislah kepada-Nya, meski tanpa wudhu. Dia mendengar rasa sakitmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, ini persis gambaran scrupulosity. Kamu butuh bantuan profesional selain dukungan spiritual-OCD bukan ujian yang bisa kamu hadapi sendirian dengan memaksakan diri. Cari terapis Muslim yang paham soal deen dan kesehatan mental, mereka bisa menuntunmu langkah demi langkah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini, berulang kali kuucapkan. Seorang terapis mengajarkan padaku bahwa mengobati OCD dulu kadang-kadang adalah hal paling islami yang bisa kamu lakukan untuk menyelamatkan salatmu dalam jangka panjang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku pernah ada di posisi kayak kamu, sibuk menggosok-gosok kulit dan dihantui keraguan terus-menerus. Itu bukan imanmu yang merosot, tapi penyakit yang memelintirnya. Rasa takut yang kamu rasain justru hal yang ingin Allah sembuhkan. Langkah kecil aja dulu, sis-perbanyak istighfar dan yakinlah sama rahmat-Nya di luar ritual-ritual yang sekarang belum bisa kamu jalani.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sungguh membantu mendengar seseorang bilang bahwa rasa takut itu sendiri bukanlah iman yang lemah. Fakta bahwa kamu takut tidak bisa menyenangkan-Nya justru membuktikan hatimu masih hidup di dalam sana.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah untuk setiap perjuangan yang mendekatkan kita pada-Nya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kadang kedekatan datang setelah badai berlalu, bukan saat badai sedang mengamuk. Bertahan saja sudah termasuk ibadah juga, kok.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memberimu kesembuhan dan mengangkat beban ini dari jiwamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, tenangkan hatinya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar