Hari Santri 2026 di Jember, Gus Fawait Beber Program Unggulan untuk Santri dan Ponpes
Rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Jember resmi berakhir pada Kamis (22/10) malam di Alun-alun Jember dengan dzikir dan salawat bersama. Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen menghapus stigma negatif terhadap pesantren dan memberikan perhatian adil bagi santri yang berperan penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
Sejumlah kebijakan strategis telah direalisasikan, seperti perluasan beasiswa daerah 2025–2029 dengan jalur khusus santri, insentif bagi guru mengaji lintas agama dan marbot masjid, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Mulai 2026, apresiasi juga diberikan kepada ketua kelompok pengajian.
Di sektor pelayanan publik, efisiensi anggaran kendaraan dinas dialihkan untuk program kesehatan gratis bagi pemilik KTP Jember, lengkap dengan fasilitas "Mobil Cinta" yang mengantar kepulangan pasien kurang mampu dari RSUD secara cuma-cuma. Gus Fawait menyampaikan program ini sebagai pertanggungjawaban dan motivasi bagi generasi muda NU dan pesantren, serta menegaskan lulusan pesantren mampu memimpin daerah secara profesional.
https://kabarbaik.co/hari-sant