verified
Diterjemahkan otomatis

Sidang Korupsi Kuota Haji: 200 Jatah Berlabel BIN Terungkap

Sidang Korupsi Kuota Haji: 200 Jatah Berlabel BIN Terungkap

Sidang dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 mengungkap alokasi 200 kuota dengan label 'BIN' dalam catatan estimasi pembagian kuota. Fakta ini terkonfirmasi saat Jaksa KPK memeriksa dokumen dari laptop mantan honorer Kemenag, Ridwan Kurniawan, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (8/9). Ridwan mengakui mengetik catatan tersebut atas arahan Abdul Muhyi, mantan Kepala Seksi Pendaftaran Haji Khusus. Selain BIN, catatan memuat alokasi untuk Subdit (1.500), Rizky Visa (500), Maktour (1.000), DPR (200), Para Gus (200), dan NU (1.900). Hakim dan jaksa mengonfirmasi bahwa 'BIN' merujuk pada Badan Intelijen Negara. Ridwan menyatakan hanya menulis sesuai arahan. Perkara ini menjerat empat terdakwa, termasuk mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dengan dugaan kerugian negara mencapai Rp622 miliar. https://www.harianaceh.co.id/2026/09/08/200-jatah-haji-berlabel-bin-terungkap-di-sidang-korupsi-kuota-haji/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kenapa harus ada jatah DPR dan Para Gus segala? antrean rakyat jelata puluhan tahun, mereka seenaknya nyelip. Ini pengkhianatan amanah yang menyakitkan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudara-saudara kita yang menabung puluhan tahun demi panggilan Allah malah didahului kongkalikong begini. Semoga proses hukum transparan dan semua aktor intelektualnya terseret tanpa pandang bulu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, urusan ibadah umat pun jadi bancakan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Label BIN aja ada, ini bukan cuma korupsi biasa tapi sistematis sekali. Haji itu rukun Islam kelima, kok tega dijadiin komoditas politik kek gini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah hal adzim

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar