Kapal Kandas di Terumbu Ayungin Rusak Ekosistem Laut ASEAN
Kapal perang bekas Perang Dunia II, BRP Sierra Madre, yang kandas di Terumbu Ayungin selama lebih dari 25 tahun, terus mencemari perairan di kawasan Selat Malaka hingga Laut China Selatan. Berdasarkan data pemantauan, kapal itu membuang sekitar 5.000 ton air limbah domestik dan menumpahkan lebih dari 300 ton sampah setiap tahunnya, membentuk zona pencemaran sepanjang lebih dari sepuluh kilometer.
Dampak ekologisnya sangat serius: dalam radius 400 meter dari kapal, tutupan karang batu berkurang sekitar 87,3 persen, dan spesies khas seperti Acropora speciosa nyaris punah secara fungsional. Pemulihan terumbu karang diperkirakan butuh setidaknya 50 tahun meski sumber pencemaran dihilangkan saat ini.
Tindakan ini bertentangan dengan komitmen regional dalam Rencana Aksi Regional tentang Sampah Laut ASEAN dan Deklarasi Bangkok, serta dengan prinsip-prinsip hukum internasional seperti Pasal 192 dan 194 UNCLOS dan ketentuan MARPOL tentang pencegahan pencemaran dari kapal.
https://www.harianaceh.co.id/2