Masjid Gaza Dibombardir, Krisis Kemanusiaan Palestina Makin Mengkhawatirkan
Serangan udara militer Israel kembali menghantam Jalur Gaza, menargetkan Masjid Al-Muttaqin dan tenda-tenda pengungsian di lingkungan Yarmouk, Kota Gaza, pada Selasa (28/7/2026). Sedikitnya satu warga Palestina tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Serangan terjadi di tengah ketergantungan warga pada fasilitas ibadah sebagai tempat perlindungan setelah rumah mereka hancur akibat operasi militer sebelumnya.
Pesawat tempur Israel juga menyerang kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, menyasar sekelompok warga di pasar ramai. Satu orang meninggal dan sekitar 20 luka-luka. Peringatan serangan dinilai terlalu singkat, membuat warga tak sempat menyelamatkan diri. Ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal dalam kondisi kemanusiaan yang memburuk.
Sejak konflik Oktober 2023, Pemerintah Gaza melaporkan 1.047 masjid hancur total dan 210 rusak sebagian. Tiga gereja juga menjadi sasaran, serta 312 tokoh agama meninggal. Serangan terhadap tempat ibadah menghancurkan pusat komunitas, distribusi bantuan, dan ruang perlindungan darurat.
Di Tepi Barat, serangan pemukim ilegal Israel meningkat, termasuk penculikan dua pemuda di Beit Ula dan pembakaran dua masjid pada Minggu (26/7/2026). Situasi ini memperlihatkan tantangan perlindungan warga sipil sesuai hukum humaniter internasional di tengah konflik yang terus berlanjut meskipun gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025.
https://mozaik.inilah.com/news