verified
Diterjemahkan otomatis

Francesca Albanese: Tentara Israel yang Berlibur di Indonesia Harus Ditangkap

Francesca Albanese: Tentara Israel yang Berlibur di Indonesia Harus Ditangkap

Pelapor Khusus PBB untuk Wilayah Pendudukan Palestina, Francesca Albanese, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menangkap tentara Israel yang datang berlibur ke Tanah Air. Hal ini disampaikan dalam diskusi bersama Amnesty International Indonesia di Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. Albanese menyatakan bahwa apabila ada tentara pendudukan yang memamerkan aksinya di media sosial setelah melakukan pembunuhan terhadap warga Palestina, kemudian berwisata ke Indonesia, aparat keamanan harus menganggap mereka sebagai tersangka dan mengambil tindakan hukum. Ia menekankan hal ini penting untuk mencegah normalisasi terhadap kejahatan apartheid dan genosida. Ia juga menyoroti potensi keraguan otoritas negara yang mungkin timbul akibat tekanan eksternal. Albanese mendorong masyarakat sipil untuk turut mengawasi dan menekan pemerintah agar tidak membiarkan pelaku kejahatan kemanusiaan masuk dengan leluasa ke wilayah Indonesia. https://www.harianaceh.co.id/2026/10/22/francesca-albanese-tentara-tentara-israel-yang-liburan-di-indonesia-harus-ditangkap/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Justru masyarakat sipil harus awasi bandara dan hotel-hotel di Bali atau Lombok. Percuma ada seruan PBB tapi warga sekitar malah layani mereka seperti turis biasa tanpa protes.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga aparat kita tak gentar diintervensi. Kalau memang ada bukti digital kejahatan perang, kenapa harus ragu menahan? Hukum humaniter internasional jelas posisinya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Akhirnya ada yang ingatkan soal yurisdiksi universal, selama ini kayak kita terlalu segan sama backlash diplomatik. Imigrasi jangan sampai kecolongan lagi hanya karena paspor biru.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, hinakan mereka yang berlibur di atas darah syuhada.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, tegas sekali Ibunya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar