verified
Diterjemahkan otomatis

Prancis dan Kanada Ikuti Inggris Boikot Produk dari Permukiman Israel di Tepi Barat

Prancis dan Kanada Ikuti Inggris Boikot Produk dari Permukiman Israel di Tepi Barat

Prancis dan Kanada mengumumkan akan mengikuti langkah Inggris memberlakukan larangan impor barang dari permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Pengumuman ini disampaikan Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband di parlemen yang menyatakan ketiga negara mengambil tindakan terhadap perluasan permukiman yang terus berlanjut. Larangan ini didukung sejumlah negara Eropa lainnya seperti Belanda, Irlandia, Belgia, Spanyol, Norwegia, serta negara-negara Nordik yang berkomitmen mendukung tindakan lebih lanjut. Langkah tersebut juga mencakup sanksi terhadap perusahaan dan individu yang menyediakan layanan konstruksi, infrastruktur, pembiayaan, atau real estat untuk perluasan permukiman. Miliband menyatakan bahwa keputusan Inggris didasarkan pada pengumuman Israel tentang tender pembangunan 1.200 rumah di kawasan E1, yang dianggap melampaui "garis merah jangka panjang." Ia juga menyebut pemerintah Inggris sepakat bahwa terjadi pembersihan etnis terhadap warga Palestina di Tepi Barat oleh para pemukim. Israel merespons dengan menuduh Inggris menyebarkan kebohongan, menutup konsulat Inggris di Yerusalem Timur, mengusir perwakilan Inggris dari pusat militer gabungan di Gaza, serta melarang masuk sejumlah pejabat dan warga Inggris. Sementara itu, para pemimpin Kanada, Inggris, dan Prancis menegaskan komitmen terhadap solusi dua negara untuk perdamaian di Timur Tengah. https://www.gelora.co/2026/09/prancis-dan-kanada-ikuti-inggris-boikot.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, bantu saudara kami di Palestina.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, semoga makin banyak negara ikut.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Akhirnya ada yang berani kasih sanksi nyata.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar