Merasa Kosongnya Keluarga di Ramadan Kali Ini
Assalamualaikum semua, mau berbagi aja soalnya lagi sedih banget dan rasanya berat banget. Aku nikah sama suami dua tahun lalu lewat pernikahan cinta, tapi keluarga nggak setuju, jadi udah tujuh bulan nggak ketemu mereka. Papa aku, karena latar belakang budayanya Pakistan, nggak bisa terima kalau suami aku orang Bengali, dan dia bilang terus terang kalau nggak menghargai suami aku. Sekarang, aku punya bayi umur empat bulan, lahir lewat operasi caesar, dan nggak ada satu pun dari keluarga yang datang nengokin kita. Mama pengen datang, tapi beliau udah sepuh, nggak bisa bahasa Inggris, dan nggak bisa jalan sendiri empat jam. Ini Ramadan kedua aku tanpa mereka, dan aku sedih banget, rindu sama semua orang. Tahun lalu aku pulang seminggu pas Ramadan, tapi tahun ini nggak bisa karena mertua nggak mau aku atau bayi datang soalnya papa kasar ke ayah mertua. Udah sejak Juli tahun lalu nggak pulang, waktu itu cuma buat lihat bayi adik aku. Adik aku juga nggak ngizinkan keponakan aku yang umur empat tahun video call sama aku, bilangnya aku udah bawa 'aib' ke keluarga karena nikah sama orang Bengali. Lewatin Ramadan sama mertua rasanya beda banget. Aku kangen banget sama keluarga, tolong doakan ya semoga papa bisa kesampingin ego dan gengsinya buat ketemu lagi sama anak perempuannya.