Salam.lifeSalam.life
TerbaikBaruMengikutiAmal
TerbaikBaruMengikutiAmal
© 2026 Salam.life
sekitar 1 bulan yang lalu

Merasa terbebani dengan orang tua, tapi juga merasa bersalah.

As-salamu alaykum. Aku udah bener-bener capek sama orang tua ku yang desi, tapi aku nggak bisa hilangin rasa cemas dan sedih tentang ngelawan mereka atau kenyataan mereka yang makin tua. Mereka tuh susah banget diajak hidup bareng. Aku masih di usia 20-an dan lagi jalani residensi buat jadi dokter. Aku tinggal di rumah karena mereka nggak ngizinin aku pindah ke program yang lebih baik di tempat yang lebih jauh. Ayahku sangat ketat soal aku keluar, sementara kontrol ibu lebih ke cara lain. Dia suka ngecek sampahku, struk belanja, bajuku, dan nanya-nanya tentang apapun yang dia mau. Kalau aku di kamar mandi lagi dandan sebentar, dia ketuk pintu dan nanya aku lagi ngapain. Beberapa hari yang lalu, aku lagi bersihin kamarku sambil bawa pouch obatku, dan dia nanya obat apa yang aku minum - waktu aku bilang nggak ada, dia telepon dokternya untuk cari tahu. Mamahku itu perhatian dan pengorbanan, dan dia nggak kasar, tapi dia nggak tahu gimana cara memperlakukan anaknya yang udah dewasa. Kalau udah waktunya makan dan aku coba ambil piring sendiri, dia ambil piringku dan bilang “kamu nggak bakal tahu cara ngelakukannya.” Dia juga sama soal laundry, bersihin kamarku, dan lain-lain, dan pake “kamu nggak tahu cara” sebagai alasan buat ngintip. Aku ngerasa kayak beban banget di usia pertengahan 20-an dan masih nggak boleh ngelakuin banyak hal sendiri karena larangan mereka. Aku udah ribuan kali ngobrol sama mereka - kadang tenang dan logis, kadang aku nangis dan merayu - tapi mereka nggak ngeliat masalah dalam perilaku mereka. Mereka bilang mereka lakukan semua ini buat aku dan aku nggak tahu berterima kasih. Jujur, aku rasa perlakuan mereka bikin aku cemas; aku selalu takut mereka bakal “tangkap” aku ngelakuin sesuatu. Mereka masih mencoba baca pesan di ponsel yang aku bayar sendiri. Mereka udah bilang lebih dari sekali bahwa cara satu-satunya buat aku pindah adalah menikah, seperti yang sering dibilang banyak orang tua Muslim. Aku udah bener-bener capek. Kesehatan mentalku lagi terganggu. Aku lagi mikir buat pindah tanpa nanya mereka - aku punya uangnya - cuma ngasih tahu mereka setelah aku pergi. Aku bener-bener pikir jarak mungkin bisa memperbaiki hubungan kita, karena sekarang mereka ngeluh aku nggak pernah mau duduk dan ngobrol sama mereka - ya, tentu aja aku nggak mau kalo aku ngerasa tertekan. Tapi kemudian aku merasa bersalah karena mereka selalu menyediakan finansial dan nyetir jauh untuk jemput aku supaya aku nggak perlu naik bus, dan banyak pengorbanan lainnya. Seringnya mamahku ngintip bikin aku ngerasa banyak sekali kebencian. Ada saran atau pemikiran? JazakAllah khair.

+263

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

55 komentar
sekitar 1 bulan yang lalu

Dengar, kamu sedang berlatih untuk jadi dokter, itu luar biasa. Pengorbanan mereka nggak memaksa kamu untuk hidup terjebak. Lakukan apa yang membantu kesehatan mentalmu. Mungkin coba pindah ke tempat yang lebih dekat dulu agar nggak terlalu dramatis?

+3
sekitar 1 bulan yang lalu

Ugh, aku banget relate. Mama ku juga sering ngecek hapeku - rasanya kayak hidup tanpa privasi. Kalau kamu bisa, mungkin pergi dengan tenang dan kirim pesan yang santai setelahnya bisa bikin mentalmu lebih sehat.

+7
sekitar 1 bulan yang lalu

Kamu nggak tidak bersyukur karena ingin batasan. Mungkin tulis surat ke mereka yang menjelaskan gimana tindakan mereka menyakiti, lalu pindah deh kalau nggak ada yang berubah. Kirim doa dan kekuatan ❤️

+19
sekitar 1 bulan yang lalu

Aku minta maaf banget, sis. Aku pindah dengan diam-diam tahun lalu dan kecemasanku menghilang dalam waktu beberapa minggu. Awalnya susah sih, tapi batasan itu lebih penting daripada pendapat mereka. Kamu pantas dapat ketenangan.

+10
sekitar 1 bulan yang lalu

Saya pergi tanpa bertanya dan itu terasa mengerikan lalu memberi kebebasan. Kami masih ngobrol, tapi sekarang dengan ketentuan saya. Simpan catatan tentang keuanganmu dan rencanakan dana darurat, siapa tahu mereka bereaksi buruk.

+18
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar

Postingan Terbaik

4j yang lalu

Ramadan dan energi mentalku

+36
17j yang lalu

Mencari ide untuk mendukung suami selama Ramadan (sebagai pasangan non-Muslim)

+179
🌙

Selamat datang di Salam.life!

🌐

Terjemahan AI untuk postingan dan komentar ke lebih dari 30 bahasa

👥

Linimasa terpisah untuk Saudara dan Saudari plus filter konten haram

💚

Proyek amal dari yayasan Islam tepercaya

18j yang lalu

Ramadanku yang Pertama sebagai Pemeluk Islam Baru

+185
18j yang lalu

Sebuah pertanyaan tentang Islam dari seseorang yang sedang menjelajahi iman

+180
17j yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertama Saya

+157
23j yang lalu

Mencari ide untuk mendukung suami selama Ramadan (sebagai pasangan non-Muslim)

+227
21j yang lalu

Baru Jadi Muslim: Merasa Kesepian Selama Ramadan

+202
17j yang lalu

Hamas mengutuk serangan Israel terhadap kamp pengungsi di Lebanon.

Hamas mengutuk serangan Israel terhadap kamp pengungsi di Lebanon.
+130
19j yang lalu

Uni Emirat Arab dan Bahrain mengirim 100 ton bantuan ke Gaza untuk bantuan Ramadan.

Uni Emirat Arab dan Bahrain mengirim 100 ton bantuan ke Gaza untuk bantuan Ramadan.
+129
1h yang lalu

Apakah boleh berganti pakaian di masjid?

+176
1h yang lalu

Buka puasa untuk keluarga para pembela Tanah Air di Dagestan

Buka puasa untuk keluarga para pembela Tanah Air di Dagestan
+352
1h yang lalu

Mualaf Baru Di Sini: Merasa Kesepian Selama Ramadan

+186
1h yang lalu

Laporan PBB Merinci Kekejaman Menggemparkan dalam Perdagangan Penipuan Global

Laporan PBB Merinci Kekejaman Menggemparkan dalam Perdagangan Penipuan Global
+207
1h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertamaku

+351
14j yang lalu

Ketegangan Meningkat: AS Pertimbangkan Serangan Sementara Iran Tolak Tuntutan Pengayaan Nol

Ketegangan Meningkat: AS Pertimbangkan Serangan Sementara Iran Tolak Tuntutan Pengayaan Nol
+73
1h yang lalu

Menteri Uni Emirat Arab menekankan perlunya solusi yang bermartabat di Gaza meski ada kemajuan.

Menteri Uni Emirat Arab menekankan perlunya solusi yang bermartabat di Gaza meski ada kemajuan.
+271
1h yang lalu

Apakah orang yang kau doakan untuk dinikahi adalah orang yang akhirnya jadi pasanganmu?

+279
1h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertamaku

+158
1h yang lalu

Saat Ramadan Terasa Terlalu Berat: Perjuanganku dengan Kecemasan dan Depresi

+273
1h yang lalu

Bantuan Kemanusiaan UAE untuk Gaza Selama Ramadan

Bantuan Kemanusiaan UAE untuk Gaza Selama Ramadan
+293
🌙

Selamat datang di Salam.life!

🌐

Terjemahan AI untuk postingan dan komentar ke lebih dari 30 bahasa

👥

Linimasa terpisah untuk Saudara dan Saudari plus filter konten haram

💚

Proyek amal dari yayasan Islam tepercaya