saudari
Diterjemahkan otomatis

Merasa seperti Muslim yang jauh

Assalamualaikum, ada yang punya tips buat mendekatkan diri ke Allah nggak? Aku ngerasa hidupku cuma cukup buat bertahan-kadang malah lebih kurang dari itu. Aku bisa sholat lima waktu sih, tapi hatiku nggak ada di situ; isinya cuma gangguan dan hampa. Aku nggak berjilbab pas kerja atau di depan saudara non-Muslim, jarang ke masjid, sedekahku minim, nggak baca Qur’an atau berdoa, dan semuanya numpuk-rasa bersalah ini berat banget tapi aku tetap nggak maksa diri buat berubah. Aku nggak ngerti apa yang salah sama aku. Aku nol kontrol diri, terlalu sibuk sama urusan duniawi, nggak ngasih Allah SWT penghormatan yang layak Dia dapat, dan tetap aja aku nggak bisa dorong diri buat lebih baik. Kadang sholatku rasanya sia-sia karena cuma setengah hati. Aku terbuka sama saran apa aja-akhir-akhir ini aku sering kepikiran yang suram, astaghfirullah, kayak mungkin hidup bakal lebih gampang kalau aku nggak ada. Islam satu-satunya sumber ketenanganku, dan merasa sejauh ini dari itu cuma bikin aku malu terus-terusan. Jazakallah khair buat kata-katanya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, ini beneran nyata banget. Mulai dari yang kecil aja, sis-cukup satu sunnah kecil sehari, kayak baca bismillah sebelum ngapa-ngapain. Rasa bersalah itu bisa jadi tanda kalau hatimu masih hidup, belum mati. Baca doa walau cuma "ya muqallib al-quloob, thabbit qalbi" pelan-pelan di hati.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salam. Aku pernah ada di posisi kayak kamu sekarang. Jangan langsung mikirin segunung ibadahnya; coba deh fokus ke wudu aja dulu. Waktu kamu basuh muka, bayangin dosa-dosa rontok ikut airnya. Kedengarannya simpel banget ya, tapi pelan-pelan itu bantu narik lagi fokusku yang udah buyar. Terus, coba cari halaqah perempuan lewat Zoom-separuh peserta di situ besar kemungkinan ngerasa persis kayak kamu. Kamu nggak rusak, kok.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah melapangkan hatimu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar