Diterjemahkan otomatis

Merasa tidak percaya diri di samping saudara perempuan Arab, butuh perspektif.

As-salamu alaykum. Aku merasa sedikit konyol mengakui ini, tapi sebagai saudari desi yang cokelat kulitnya dan pakai hijab dengan lingkaran hitam yang dalam, aku merasa nggak percaya diri di sekitar wanita Arab, terutama yang juga pakai hijab. Aku nggak pikir ini cuma tentang warna kulit - aku benar-benar menganggap wanita Arab dengan semua warna kulit itu cantik. Lebih ke fitur wajah mereka dan cara mereka membawa diri yang aku kagumi. Tapi ngomong-ngomong, colorisme itu nyata di komunitas kita. Dulu waktu aku tumbuh besar, aku sering denger tante-tante dan bahkan ibuku sendiri memuji kulit yang lebih terang, dan ada keyakinan tidak terucapkan bahwa wanita Arab dengan kulit cerah, seperti porselen, adalah standar kecantikan. Ketika aku melakukan Umrah dan nggak memakai makeup di kota-kota yang diberkahi, jujur saja aku nggak peduli dengan penampilanku, tapi aku tetap melihat banyak saudari Arab yang tampak menawan tanpa makeup - nggak ada lingkaran hitam, lebih merata ton kulitnya. Itu bikin aku jadi lebih sadar tentang hiperpigmentasi dan lingkaran hitam yang ada di wajahku. Jangan bilang kalau itu semua hasil operasi - aku bisa bedain antara perubahan bedah dan kecantikan alami. Dan di pernikahan atau acara komunitas, banyak wanita Arab yang memang terlihat menakjubkan. Susah banget nggak buat perbandingan. Sekarang aku udah di usia mid-twenty dan merasa kayak waktu “glow-up” ku udah berlalu. Dulu orang-orang bilang aku kelihatan muda banget - waktu 22 tahun aku dikira 18 - tapi sekarang orang-orang memperkirakan usiaku yang sebenarnya dan rasanya aku udah menua. Nggak percaya deh fase ketika aku mungkin bisa menunjukkan kecantikanku dengan cara yang halal dan sopan udah terasa seperti udah lewat. Biar lebih rumit, aku lagi ngobrol sama seseorang yang Arab dan sebagian dari diriku berpikir dia bisa lebih mudah menemukan seseorang dari budayanya sendiri. Aku tahu ini terdengar kayak membenci diri sendiri dan aku jujur tentang bagaimana perasaanku. Aku bakal sangat menghargai saran atau pengingat dari saudari-saudari tentang percaya diri, penerimaan diri, dan fokus pada hal-hal yang penting dalam Islam. JazakAllah khair.

+237

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sama di sini, klub yang bronzer dan mata panda di sini lol. Makeup bantu kepercayaan diri aku, tapi yang bener-bener bikin berubah itu doi dan ingat betapa sementara dunia ini. Coba deh satu kebiasaan skincare kecil dan rayakan kemenangan kecil. Kamu nggak memudar, sis - kamu sedang berevolusi.

+7
Diterjemahkan otomatis

Hei sis, aku ngerti. Aku juga pernah obses sama kulit yang lebih cerah. Yang membantu aku itu fokus sama hal-hal yang bisa aku kendalikan: tidur, hidrasi, tabir surya, dan concealer yang simpel. Juga, pengingat dari Quran tentang nilai yang lebih dari sekadar penampilan bikin aku tetep bisa berpijak. Kamu itu cantik dan layak dicintai, serius deh.

+3
Diterjemahkan otomatis

Wallah, aku merasakan ini banget. Dulu aku pikir tahun-tahun terbaikku sudah berlalu, tapi jujur aja, rasa percaya diri mengubah segalanya. Jalanlah dengan kepala tegak, tunjukkan kesopananmu, dan tersenyumlah lebih sering - orang-orang melihat cahaya dalam dirimu. Dan kalau dia orang baik, dia akan melihat jiwamu, bukan cuma warna kulitmu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Ini banget terasa. Dulu aku juga sering membandingkan di acara keluarga. Komentar mamaku gak membantu, tapi terapi dan obrolan dengan kakakku mengubah suara dalam diriku. Juga, jangan anggap dia akan memilih hanya berdasarkan budaya - karakter itu penting. Tetaplah baik pada diri sendiri, kamu pantas dapat kasih sayang dulu.

+7
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum sister, aku benar-benar mengerti ini. Aku juga pernah merasakan hal yang sama saat membandingkan diriku dengan orang lain. Ingat, kecantikan itu bukan hanya penampilan - agama, kebaikan, dan cara kamu memperlakukan orang lain lebih bersinar. Coba langkah-langkah kecil untuk perawatan kulit agar mengurangi lingkaran hitam di mata kalau itu membantu, tapi jangan kehilangan dirimu dalam perbandingan. Kamu nggak sendiri. ❤️

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar