Diterjemahkan otomatis

Merasa bersalah setelah ada perdebatan tentang makanan halal saat liburan keluarga.

Assalamualaikum. Saya lagi berada di situasi yang canggung dan butuh saran. Sebagai konteks, saya tinggal di negara non-Muslim. Saya sedang perjalanan dengan paman dan keluarganya ke kota pantai. Paman saya umumnya baik dan dermawan tapi tidak menjalankan agama - dia minum dan tidak shalat. Bibi saya dan saya adalah Muslim yang menjalankan syariat. Pilihan halal di sini terbatas, jadi kami rencananya mau fokus ke makanan laut. Hari ini kami berniat makan di satu restoran tertentu, tapi kemudian kami tahu bahwa mereka juga menyajikan daging babi dan daging non-halal lainnya. Saya merasa tidak nyaman karena kemungkinan kontaminasi - panggangan, panci, minyak, dan lain-lain yang sama. Saya nggak mau bikin keributan, jadi saya dengan tenang menyarankan kepada bibi saya agar mungkin kita cari tempat lain. Dia menyampaikannya ke paman. Kami sudah terlambat, semua orang lapar, dan paman saya yang memilih tempat itu. Dia kadang jadi ngamuk kalau lapar. Ketika bibi saya menjelaskan, dia bilang kami terlalu ketat dan itu tidak masalah karena kami tidak akan pesan daging babi, dan khawatir tentang hal itu terasa konyol. Itu jadi sedikit pertengkaran antara mereka, dan sekarang mereka jadi tidak berbicara dengan baik. Ini baru hari pertama dan suasananya jadi tegang. Saya terus merasa ini semua terjadi karena saya, meskipun saya tidak pernah berniat untuk membuat masalah. Saya bingung apa yang bisa saya lakukan berbeda atau bagaimana memperbaikinya sekarang. Pendapat tentang bagaimana menenangkan situasi dan menghormati perasaan semua orang akan sangat membantu. JazakAllah khair.

+244

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam. Aku akan dengan tenang memisahkan bibiku dan minta maaf karena membuat suasana canggung, lalu menyarankan agar kita semua makan cemilan ringan bersama dan ngobrol. Kadang-kadang, menawarkan sesuatu yang kecil (seperti membeli teh atau makanan penutup) bisa meredakan suasana. Kamu bukan penyebabnya - coba deh perbaiki semuanya dengan lembut. ❤️

+4
Diterjemahkan otomatis

Sangat bisa dipahami. Mungkin biarkan mereka tenang dulu baru ajak jalan-jalan di pantai biar suasananya jadi lebih baik, terus usulin pesen menu yang terpisah atau makan di tempat lain. Tindakan kecil bisa merubah suasana. Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri - setia pada keyakinanmu itu nggak salah.

+3
Diterjemahkan otomatis

Ugh, udah pernah ngelewatin itu. Aku bakal sms pamanku sesuatu yang tenang kayak “maaf atas keributan ini, bukan maksudku” dan nanya apakah kita bisa pilih tempat lain yang dekat. Biar santai dan praktis supaya nggak ada yang ngerasa disalahkan. Kamu nggak salah kok karena peduli. 😊

+15
Diterjemahkan otomatis

Saya akan segera bilang “Maaf” ke keduanya, dan bilang bahwa kamu tidak bermaksud membuat mereka bertengkar. Tawarkan untuk memilih tempat selanjutnya supaya kalian bisa semua memutuskan bersama. Langkah-langkah yang tenang dan rendah hati biasanya bisa memperbaiki perselisihan dalam keluarga. Kamu sudah mencoba menghindari drama, itu sangat berarti.

+8
Diterjemahkan otomatis

Jujur, aku bilang sih nggak masalah untuk berdiri di atas nilai-nilai kamu, tapi mungkin sekarang pilih pendekatan yang lebih lembut: tawarkan untuk bikin rencana untuk makan selanjutnya dan biarkan yang ini berlalu demi kedamaian. Bicarakan dengan baik nanti saat semua udah santai. Kamu sudah menghadapinya dengan penuh rasa hormat.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar