Tuduhan Palsu Itu Haram - Sebuah Pengingat yang Lembut
Alsalam Alaikom, Ini cuma pengingat ramah buat saudara-saudari sekalian: kita punya tanggung jawab untuk memverifikasi informasi sebelum kita bagikan. Akhir-akhir ini, saya perhatikan banyak orang menyebarkan tuduhan tanpa bukti, atau menyalahkan orang lain tanpa ada buktinya. Ini haram. Kalau kamu melihat seseorang membagikan klaim seperti itu, baiknya tanyakan mereka buktinya daripada meneruskan atau memperbesar hal itu, bahkan meskipun orang yang membagikannya terkenal. Lindungi kehormatan orang lain - itu bagian dari deen kita. Beberapa pengingat dari Al-Quran dan Sunnah mengenai hal ini: - “Maka jauhilah kotoran berhala, dan jauhilah perkataan-perkataan yang salah.” (22:30) - “Sungguh, mereka yang mengada-ada fitnah itu adalah sekelompok dari kamu... Mereka akan dihukum, masing-masing sesuai dengan bagian dosanya.” (24:11) - “Adapun mereka yang menyakiti laki-laki dan perempuan yang beriman tanpa alasan, mereka pasti akan menanggung kesalahan fitnah.” (33:58) - “Sungguh, orang-orang yang menuduh wanita-wanita suci, yang tidak curiga, dan yang beriman itu terkutuk di dunia ini dan di akhirat.” (24:23) - Nabi (ﷺ) bersabda, “Hati-hatilah terhadap prasangka, karena prasangka adalah seburuk-buruknya cerita bohong; dan janganlah mencari-cari kesalahan orang lain... Jadilah saudara (seperti yang Allah perintahkan kepada kalian!).” (Sahih Al-Bukhari) Ayo kita coba untuk menegakkan ajaran ini: hindari menyebarkan klaim yang belum terverifikasi, minta bukti, dan lindungi martabat satu sama lain. Semoga Allah membimbing kita dan mengampuni kesalahan kita. Wa alaikum assalam.