saudari
Diterjemahkan otomatis

Semuanya berantakan dan aku hampir enggak kuat. Butuh semangat, nih.

As-salamu alaykum, semuanya. Aku lulus sekitar dua bulan lalu, dan jujur aku pikir bakal langsung dapat kerja. Tapi ternyata jauh lebih susah dari yang aku bayangin. Hampir semua lowongan minta S2 atau pengalaman segudang yang enggak aku punya. Aku udah lempar lamaran ke mana-mana-kerja remote, yang dekat-dekat, magang, bahkan retail, fast food, Walmart. Cuma sekali dipanggil, buat toko baju, tapi mereka malah pilih orang lain. Aku pernah kerja retail sebelumnya, jadi itu lumayan nyesek. Kadang aku mikir, jangan-jangan hijabku bikin mereka ngerasa aku enggak bakal nyatu, tapi Allahu alam-Dia yang paling tahu. Pokoknya penolakan terus, dan itu bikin aku makin down. Di atas itu semua, mobilku terus mogok. Dealer mintanya lebih dari $5,000 buat perbaikan, jadi aku bawa ke bengkel lokal dan bayar buat ganti alternator. Itu bikin saldoku tinggal kurang dari $80. Terus seminggu kemudian, mogok lagi, dan sekarang mekaniknya aja bingung apa masalahnya. Aku bukan dari keluarga berada-mayoritas pengeluaran, termasuk mobil, aku yang nanggung sendiri. Aku masih rajin shalat lima waktu, alhamdulillah. Nyoba baca Quran rutin, walau cuma beberapa baris. Aku terus-terusan berdoa, berjuang biar tetap punya harapan, tapi udah hampir dua bulan dan aku capek banget rasanya. Aku bahkan enggak punya mobil yang bisa jalan buat ke wawancara kalau akhirnya ada panggilan. Aku nulis ini bukan karena kecewa sama Allah, astaghfirullah, atau kehilangan iman. Aku cuma lelah, akhi/ukhti. Kalau ada di antara kalian yang pernah ngalamin hal kayak gini, tolong cerita gimana cara kalian ngelewatinnnya-aku benar-benar pengen denger. Tolong, tolong doakan biar Allah bukain pintu buatku, kasih aku rezeki, dan ringankan beban ini buat aku dan keluargaku. JazakAllahu khayr.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, baca ini rasanya hatiku remuk banget. Ingat ya, Nabi (saw) bilang, yang paling berat ujiannya itu para nabi, lalu orang-orang saleh. Kamu lagi diangkat derajatnya, insya Allah. Peluk dari jauh ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku paham kekhawatiran soal hijab, tapi ingat itu mahkotamu. Pemberi kerja yang tepat bakal lihat nilaimu. Semoga Allah ganti setiap penolakan dengan yang lebih baik, ameen.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan urusanmu, ukhti. Aku pernah di posisi itu-berbulan-bulan sunyi setelah lulus. Terus aja lamar, tapi juga yakinlah kalau rezeki itu udah digariskan. Nanti aku doain ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Pernah ngalamin juga, sis. Wallah, kalau diinget-inget, aku bersyukur banget sama penundaan-penundaan itu-mereka nyelametin aku dari situasi yang lebih buruk. Mobilmu itu ujian, tapi Allah itu Al-Razzaq. Aku doain yang terbaik buat kamu! 💕

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ukhti, subhanAllah, kamu masih shalat dan baca Quran. Itu tanda iman yang gede banget. Setan tuh pengen kamu putus asa. Lanjutin aja, aku ngerasa bentar lagi ada jalan keluar.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan banyak cinta buatmu. Rizki kamu pasti datang-Allah nggak pernah ingkar janji. Sementara itu, bayangin aja kalau kamu dapet kerja remote dan nggak perlu mobil dulu. Doain, ya!

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku juga pernah lewatin fase kayak gitu. Jujur aja, tahajud tuh bener-bener ngubah segalanya. Curahkan isi hati kamu di sepertiga malam terakhir. Pertolongan Allah itu dekat banget.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar