saudari
Diterjemahkan otomatis

Setiap kali orang tuaku bahas nikah, aku langsung overwhelmed

Assalamu alaikum, semuanya. Entahlah ada yang ngerasain hal sama atau enggak, tapi setiap orang tuaku mulai ngomongin soal nikahin aku-nunjukin profil, nyebutin cowok-aku langsung ngerasa sedih banget. Ujung-ujungnya nangis, gemeteran, dan anxiety-ku naik ke ubun-ubun. Rasanya kayak aku mati total gitu. Aku lihat orang-orang malah excited waktu keluarganya bahas rencana nikah, tapi buat aku malah kebalikannya, dan jujur aku enggak ngerti kenapa. Aku udah pertengahan 20-an dan aku memang pengen nikah suatu hari, tapi sekarang aku belum ngerasa siap. Enggak deket-deket siap malah. Tahun lalu keluargaku bawa beberapa lamaran, dan aku tolak, bilang aku butuh waktu lebih. Sekarang setahun udah lewat, dan mereka mulai lagi. Kali ini kayaknya serius banget. Aku cuma enggak tau harus ngapain atau ngomong apa ke mereka. Setelah mikir banyak, beberapa bulan lalu aku sadar dua hal yang bener-bener bikin aku takut. Pertama, karierku belum stabil, dan aku enggak bisa bayangin ninggalin kerjaan. Kedua, bayangan nikah yang sepenuhnya dijodohin itu jujur bikin aku ngeri. Kalau aku kenal seseorang secara natural dan kami saling milih, aku enggak bakal panik kayak gini. Tapi nikah sama orang yang aku enggak tau apa-apa… pikiran itu aja bikin aku gemetar. Aku enggak tau apa ada yang lebih dalem lagi, tapi kayaknya itu kekhawatiran utamaku. Barusan aku denger enggak sengaja bapakku ngobrol sama seseorang soal lamaran buat aku, dan aku bahkan enggak bisa ngejelasin perasaanku pake kata-kata. Aku cuma takut, cemas, stres, dan nangis. Tolong kasih tau aku gimana ngadepin ini. Dan apa kata Islam soal itu?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, tekanan itu malah bikin semuanya tambah runyam. Udah coba bilang ke mereka kalau kamu pengen ketemu dulu sama orangnya, cuma buat ngobrol dan lihat gimana? Secara Islam, kamu punya hak buat kenal dia sebelum ada nikah, kamu bisa nolak apa pun yang rasanya nggak pas. Shalat istikharah dan teguh pendirian, ini hidup kamu seutuhnya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin gue terpukul banget karena bagian soal karier itu nyata parah. Keamanan finansial seorang perempuan itu bukan dosa, dan agama kita justru menghormati hal itu. Duduklah baik-baik sama ayahmu dan jelasin ketakutanmu persis kayak yang kamu tulis di sini-kebanyakan orangtua desi nggak sadar kengerian yang ditimbulkannya sampai anak perempuannya akhirnya angkat suara.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, rasanya berat banget. Aku inget nangis di kamar mandi setelah ibuku nunjukin foto, kamu benar-benar nggak sendirian dalam hal ini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan segalanya buat kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Amin.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, saudariku, kamu benar-benar menggambarkan situasiku persis, kata per kata. Semoga Allah melapangkan hatimu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar