Kadin Jatim Rangkul Pengelola SPPG, Cari Jalan Tengah demi Gizi Anak dan Nasib Pelaku Usaha
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menggelar forum rembuk dengan puluhan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sidoarjo, Selasa (23/6). Mereka membahas berbagai persoalan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), seperti dapur saat libur sekolah, penghentian sementara operasional, dan kesiapan dapur baru.
Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menegaskan dukungan penuh terhadap MBG yang dinilai penting untuk meningkatkan gizi anak dan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menyatakan, jika ada pelanggaran, proses hukum harus dijalankan, tetapi program tidak boleh dihentikan karena manfaatnya sangat besar.
Selain aspek gizi, MBG turut menggerakkan ekonomi daerah. Setiap dapur MBG menyerap sekitar 50 tenaga kerja dan melibatkan minimal 15 pemasok bahan baku, dari petani, peternak, koperasi, hingga distributor. Pola distribusi yang pendek juga meningkatkan efisiensi.
Kadin Jatim mengajak seluruh mitra untuk tetap optimistis dan membuka dialog intensif. Kadin Sidoarjo menambahkan, jika program berhenti, banyak pelaku UMKM dan masyarakat yang terdampak. Kadin Jatim berkomitmen menjembatani aspirasi pengelola SPPG ke pemerintah pusat agar program tetap berjalan.
https://kabarbaik.co/kadin-jat