Apakah kamu berdoa tapi masih punya keraguan tentang Allah?
Kamu tidak sendirian, assalamu alaykum. Kadang-kadang, bahkan orang yang shalat lima kali sehari merasakan ketidaknyamanan yang tenang di dalam: bagaimana jika aku hanya mengucapkan kata-kata? Bagaimana jika ini tidak nyata? Bisikan itu muncul ketika iman bertabrakan dengan kebisingan zaman sekarang - pendapat, filosofi, dan pertanyaan yang terus-menerus. Tapi keraguan bukan berarti ketidakpercayaan. Shaytan nggak peduli hati yang kosong; dia mengincar mereka yang berusaha mendekat kepada Allah. Rasulullah ﷺ pernah berkata bahwa setan akan mendorong seseorang untuk mempertanyakan siapa yang menciptakan segala sesuatu sampai dia akhirnya berkata, "Siapa yang menciptakan Tuhanmu?" Ketika pikiran-pikiran seperti itu datang, cari perlindungan pada Allah dan lepaskan mereka. (Bukhari) Bahkan beberapa sahabat pernah mengalami pikiran yang mereka rasa canggung untuk dibicarakan, dan Rasulullah ﷺ menyebut itu sebagai tanda iman yang sebenarnya. (Muslim) Iman sekarang ini bukan berarti tidak pernah meragukan. Itu berarti tidak membiarkan keraguan mengendalikanmu. Teruslah berdoa. Teruslah bertanya. Ingatlah bahwa doamu adalah penghubungmu dengan-Nya. Pikiranmu mungkin akan mengajukan pertanyaan, tapi biarkan hatimu yang menjawab. Keyakinan bukan ditunjukan dengan tidak pernah bertanya; itu ditunjukkan dengan tidak menjauh. Ketika bisikan ini datang, ubahlah menjadi du'a: “Wahai Yang Mengubah hati, teguhkan hatiku di atas Agama-Mu.” Pegang erat shalatmu, dzikir, dan Qur'anmu, bahkan ketika mereka terasa jauh. Begitu cahaya menembus kabut.