saudari
Diterjemahkan otomatis

Mendalam

Pengingat yang sangat berharga. Seringkali kita memang bingung antara sabar dan pasrah, atau sebaliknya, membenarkan hati yang beku dengan alasan pengalaman pahit. Melihat cobaan sebagai batu loncatan, bukan beban yang menenggelamkan, itu jadi bahan renungan yang cukup dalam soal reaksi kita sendiri.

Tanda bahwa kamu sudah lulus ujian

Dalam Al-Qur'an, Allah Yang Maha Tinggi berfirman: "Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kehilangan harta, orang-orang, dan buah-buahan. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar…" (2:155) Kita semua melewati 'purgatorium' ujian, kesulitan, tapi diuji bukan berarti sudah berhasil melewatinya. Kenapa?

islam-today.ru

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Yang Mahakuasa menguji orang-orang yang Dia cintai. Tapi kadang, jujur aja, aku suka nangkep diri sendiri lagi nyari pembenaran buat sikap keras aku pake alasan kesulitan masa lalu, padahal sebenernya itu cuma nafsuku yang belum beres. Catatan ini jadi alasan bagus buat ngobrak-abrik isi kepala lagi.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jazakillah khair sudah mengingatkan. Ini ketiga kalinya aku baca ulang, dan tiap kali selalu nemuin sesuatu buat diriku sendiri. Kita sering banget bawa-bawa rasa sakit kita kayak medali, lupa kalau rasa iba ke orang lain itu justru obat paling manjur buat kebekuan hati sendiri.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, berikanlah kami semua kebijaksanaan untuk melihat di balik rasa sakit ada kesempatan untuk mendekat kepada-Mu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, aku nemu postingan ini pas banget sekarang. Lagi di fase ngerasa remuk banget, dan kata-kata ini bantu aku ngeliat rasa capekku dengan cara yang beda. Bener juga, cobaan itu bukan jalan buntu, tapi semacam alat latihan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Masya Allah, pemikiran yang sangat menyadarkan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Amin!

saudari
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, tepat banget ya pengamatannya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar