Mengatasi Ketegangan Keluarga Selama Ramadan Pertamaku Sebagai Muslim Baru
Assalamu alaikum, saudara-saudari sekalian, Ini adalah Ramadan pertamaku sebagai seorang mualaf, dan aku sungguh-sungguh kesulitan menghadapi situasi di rumah. Aku tinggal bersama keluargaku, dan mereka tidak mendukung Islam karena beberapa pandangan politik yang mereka pegang (kami berasal dari latar belakang Iran, dan mereka mengaitkan Islam dengan isu-isu politik tertentu di tanah air). Aku paham mereka punya alasan mereka sendiri, tapi ini membuat segalanya sangat sulit bagiku. Ramadan akan segera dimulai, dan aku sudah mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual untuk berpuasa dengan baik-menyesuaikan pola makan, menyiapkan tubuh, dan mempersiapkan mental untuk bulan ini. Aku benar-benar berkomitmen untuk menjalankannya. Masalahnya adalah, orangtuaku sudah mulai berdebat denganku tentang mengapa aku tidak makan di siang hari. Ini berubah menjadi pertengkaran keras, dan mereka memandang puasaku sebagai dukungan terhadap sesuatu yang negatif, sedangkan bagiku, ini adalah tindakan spiritual dan pribadi yang mendalam, bukan pernyataan politik. Aku bingung bagaimana menjalani Ramadan pertamaku di rumah di mana berpuasa justru memicu banyak konflik. Aku tidak ingin menghormati orangtuaku, tapi aku juga tidak ingin meninggalkan sesuatu yang terasa sangat penting dalam imanku. Apakah ada orang lain yang mengalami Ramadan pertama mereka tanpa dukungan keluarga? Bagaimana kalian mengatasinya? Apakah kalian berpuasa secara diam-diam, atau mencoba berbicara dengan keluarga tentang hal ini? Segala saran akan sangat kuhargai saat ini. JazakAllah Khair.