Budayawan Kritik Buku “Islam ala Prabowo” sebagai Pelacuran Intelektual
Budayawan Mohamad Sobary menyampaikan kritik terhadap buku “Islam ala Prabowo” yang mengaitkan Presiden Prabowo Subianto dengan identitas Islam. Menurutnya, penggambaran itu berlebihan dan dapat merugikan Prabowo secara politik maupun citranya.
Sobary menilai bahwa jika buku itu bertujuan untuk kepentingan politik Prabowo, persetujuan terhadap gagasan tersebut wajar. Namun, keuntungan politiknya dianggap tidak sebanding dengan dampak negatif yang mungkin timbul. “Keuntungannya bagi Prabowo hanya sedikit dan lebih banyak mudaratnya,” ujarnya dalam sebuah diskusi.
Ia menyebut penempatan Prabowo dalam narasi keislaman buku itu sebagai bentuk “pelacuran intelektual” yang melampaui batas kewajaran. Sobary menegaskan bahwa Prabowo tidak seharusnya ditempatkan sebagai representasi Islam melalui konstruksi buku semacam itu.
Sobary menyimpulkan bahwa pengangkatan figur Prabowo secara serampangan melalui isu Islam berpotensi menjadi langkah fatal. Ia menekankan bahwa Prabowo tidak semestinya dikaitkan secara berlebihan dengan narasi keislaman.
https://www.gelora.co/2026/09/