Memasak untuk teman Muslim - butuh sedikit panduan, assalamu alaikum
Assalamu alaikum. Aku ada di grup teman yang terdiri dari tiga orang dan salah satunya Muslim. Sebelum aku setuju untuk ikut berbagi makanan bulanan mereka, aku melakukan sedikit riset supaya aku nggak menyajikan apa pun yang haram. Aku pikir dasarnya adalah: nggak ada babi sama sekali; hindari daging yang nggak bersertifikat halal (sayuran, tepung, telur, bahan nabati dan ikan sepertinya aman); dan hati-hati dengan bahan-bahan yang berasal dari hewan seperti gelatin dan lemak babi. Aku juga bersihin wajan dan panci dengan sabun dan air setelah dipakai, tapi rumahku memang kadang masak dan makan daging babi serta daging non-halal. Dari yang aku baca, peralatan masak yang menyentuh daging babi okay asalkan dibersihkan dengan benar, tapi belakangan temanku bilang perlu “halal-ify” peralatan masak dengan sabun Islam khusus biar makanan benar-benar halal. Apakah itu akurat? Apakah aku sudah bikin dia makan sesuatu yang terlarang setiap kali dia makan makanan yang aku masak? Aku tahu keyakinan dan praktik berbeda banget di antara Muslim dan berbagai mazhab, dan seharusnya aku tanya dia langsung, tapi aku nervous dan mau dapet perspektif lain dulu. Aku umumnya nggak paham agama (aku seorang atheis) dan ini adalah persahabatan yang cukup baru, dan aku belum pernah masak untuk seseorang seperti ini sebelumnya. Saran praktis tentang apa yang sebenernya penting, seberapa ketat aku harus soal peralatan masak, dan cara sopan untuk nanya teman tentang preferensinya bakal sangat membantu. Maaf untuk ceritaku yang panjang - aku jadi banyak bicara saat nervous.