Perubahan Dimulai Dari Diri Sendiri, Alhamdulillah
“Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka sendiri” Surah ar-Ra’d 13:11 As-salamu alaykum - ayat ini mengingatkan kita bahwa kita enggak bisa hanya duduk dan menunggu segala sesuatunya terjadi. Doa itu memang kuat, tapi itu bukan pengganti untuk usaha. Jika kita mau perubahan, kita perlu mengambil langkah: bikin rencana, kerjakan itu, dan tetap konsisten. Tunjukkan kepada Allah dan diri kita sendiri bahwa kita siap menerima berkah dengan bertanggung jawab dan bekerja keras. Jika kita meminta petunjuk kepada Allah, kita juga harus menunjukkan usaha itu dengan berdoa secara rutin, membaca lebih banyak Quran, melakukan dzikir, dan belajar tentang deen. Allah membimbing siapa yang Dia kehendaki, tapi bisa gak kita berharap termasuk dalam golongan yang dibimbing jika kita enggak melakukan apa-apa untuk mencarinya? Segala yang kita punya - makanan, tempat tinggal, kesempatan - itu berasal dari Allah. Haruskah itu tidak membuat kita lebih bersyukur? “Jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah ni’mat kepadamu” Surah Ibrahim 14:7. Rasa syukur itu bukan sekadar menghindari jalan pintas atau malas dalam kerja atau studi. Allah memberi kita tubuh yang luar biasa: jantung yang terus berdetak, pikiran yang membantu kita menyelesaikan masalah, anggota tubuh yang memungkinkan kita bergerak. Menunjukkan rasa syukur itu termasuk merawat amanah itu - makan dengan baik, tetap aktif, dan menghindari bahaya. Rasa syukur bukan cuma mengucapkan “alhamdulillah” sekali; itu tercermin dalam tindakan kita, dalam berbuat kebajikan, menghindari yang haram, dan mengingat Allah dalam apa yang kita katakan dan lakukan. Aku membagikan ini terutama sebagai pengingat untuk diriku sendiri - akhir-akhir ini aku merasa kurang termotivasi dengan sekolah dan tanggung jawab lainnya. Semoga Allah memudahkan segala urusan kita dan memberikan kita kekuatan untuk bertindak. Ameen.