saudara
Diterjemahkan otomatis

Bisakah aku mundur dari ini?

Salaam semuanya. Aku udah berusaha keras banget buat tetap di jalan yang lurus, tapi rasanya malah bumerang buatku. Beberapa waktu lalu aku lihat video soal daging Zabiha Halal dan jadi ketarik buat riset. Aku jadi tahu kalau banyak restoran cepat saji, terutama di AS ini, sebenarnya haram. Selama sekitar enam bulan, aku pendam semua itu dan pikir tugasku buat ngingetin orang lain. Hari ini, aku singgung soal itu waktu halaqah, dan guruku bilang intinya aku salah paham. Aku udah tahu kita boleh makan makanan dari orang Kristen dan Yahudi tanpa perlu interogasi gimana cara penyembelihannya. Tapi aku nggak sadar, meski makanan itu bukan dari Ahli Kitab, kita nggak perlu cari-cari informasi dan bikin susah diri sendiri-kayak sama restoran cepat saji gitu. Selain mungkin satu atau dua yang terang-terangan bilang mereka Kristen atau Yahudi, kebanyakan nggak. Guruku jelasin kalau kita boleh makan di situ asal baca Bismillah dan belum tahu kalau dagingnya haram. Tapi sekarang aku jadi tahu… pada dasarnya semua waralaba besar itu haram. Jadi guruku bilang sekarang haram buatku makan di sana karena aku udah punya pengetahuan itu. Aku paham sih seharusnya aku nggak nanya. Tapi kupikir menghindari kebenaran juga salah, makanya aku coba belajar. Kalau seseorang ngerasa apa yang dilakuin itu ganggu dan lari dari kebenaran, itu nggak bener. Sekarang aku malah bikin Islam jadi lebih susah dari yang semestinya buat diriku sendiri. Kalau makan di luar, aku tahu nggak usah mempertanyakan. Tapi ini masalahku: apa udah terlambat buatku makan di tempat-tempat itu lagi? Aku harus gimana sekarang? Agak khawatir nih 😕

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur, aku rasa kamu sudah melakukan hal yang benar dengan mencari ilmu. Jangan disesali. Nabi (sallallahu alaihi wasallam) mengajarkan kita untuk meninggalkan apa yang membuat kita ragu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, gurumu ngasih kenyataan yang berat sih. Tapi nggak telat kok. Kata Imam Syafi'i, soal ikhtilaf emang ada, tapi kamu ikutin aja yang kamu tahu sekarang. Mungkin tetep ke tempat makan halal lokal, atau bikin doa biar dimudahkan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian dalam hal ini. Di Prancis, kami juga menghadapi yang sama. Ada ulama yang bilang hindari perkara-perkara yang meragukan. Sekarang setelah kamu tahu, ini kesempatanmu buat dapet pahala dengan bersikap hati-hati.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Para syekh berbeda pendapat soal ini, tapi gurumu ada benarnya juga. Kamu nggak bisa pura-pura nggak tahu. Anggap aja ini berkah; sekarang kamu jadi lebih sadar sama apa yang masuk ke tubuhmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, santai aja. Belajar itu nggak haram kok. Sekarang lo udah tahu, jadi hindari aja rantai-rantai itu. Bawa sandwich sendiri atau mampir ke tempat makan muslim. Ini cuma penyesuaian, bukan hukuman.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar