Assalamualaikum - Merasa Jauh dari Dua, Butuh Saran
Assalamualaikum saudara dan saudari, Sebelum kalian menjawab, tolong baca semuanya - aku bener-bener butuh bantuan yang tulus. Sedikit latar belakang: Aku udah berdoa untuk banyak hal selama ini, tapi aku nggak lihat hasilnya. Aku juga udah berdoa untuk orang lain, dan aku tahu hadits tentang malaikat yang mendoakanmu saat kamu mendoakan orang lain, jadi aku minta ibuku untuk berdoa juga. Tapi rasanya semua orang lain dapat apa yang aku minta, bahkan orang-orang yang nggak berusaha untuk itu, sementara aku terus berjuang siang malam dan udah ngedoain banyak hal tanpa hasil. Yang bikin lebih parah, orang-orang yang meragukanku atau memperlakukanku dengan salah kayaknya hidup bahagia dan dapet hampir semuanya yang aku inginkan, tanpa usaha, dan cuma bahagia. Kekecewaan itu bikin aku merasa terpuruk. Aku mulai bolos kuliah, menunda salat, dan kadang-kadang shalat semua salat fardhu sekaligus sekitar jam 11 siang ketimbang menjaganya tepat waktu. Aku tahu ajarannya: kita nggak boleh terburu-buru dalam berdoa, kita harus sabar, kembali kepada Allah, dan terus meminta. Aku tahu perasaan kecewa yang bikin sulit untuk kembali itu salah - aku udah beristighfar bahkan saat aku nulis ini - tapi sejujurnya aku nggak bisa memaksa diriku untuk berdoa. Rasanya berat, kayak aku terlalu kecewa untuk berbicara kepada Allah. Aku nggak mau mengeluh. Aku bener-bener butuh petunjuk. Kalau ada di antara kalian yang pernah merasakan emosi negatif terpendam seperti ini kepada Allah dan hampir menyerah, apa yang membantu kalian kembali? Langkah-langkah praktis atau pengingat apa yang bikin kalian bangkit lagi dalam salat dan doa? Aku terbuka untuk saran yang tulus. JazakAllahu khairan.