Assalamu Alaikum - Ngerasa susah banget buat memberikan masa kecil yang normal buat adik laki-laki saya.
Assalamu Alaikum. Sebulan yang lalu adalah ulang tahun adik laki-laki saya. Saya mencoba membuatnya spesial: mengundang beberapa anak dari kelasnya dan bahkan bibinya. Tapi, enggak ada yang datang. Bahkan satu pun. Satu-satunya tamu adalah seorang anak laki-laki yang lebih kecil dari kelasnya. Dia benar-benar pintar, super baik, dan jujur saja, satu-satunya yang memperlakukan adik saya seperti anak normal lainnya, bukan hanya fokus pada kondisinya. Sejak hari itu, adik saya terus bertanya kapan dia bisa punya ponsel atau sesuatu buat main game supaya dia bisa merasa seperti anak-anak lain. Rasanya sakit karena saya enggak bisa cuma beli barang-barang yang biasa dianggap sepele oleh anak-anak lain. Saya tinggal dengan adik laki-laki saya yang berusia 9 tahun dan dia mengidap cerebral palsy, dan basically cuma kami berdua. Saya kerja enam hari seminggu, shift sepuluh jam, dan hampir enggak cukup buat makan dan bayar sewa. Saya coba melakukan segala yang saya bisa supaya dia merasa termasuk dan bahagia, tapi sering kali merasa seperti ini enggak pernah cukup. Anak-anak di sekolah memperlakukan dia dengan buruk - karena cara bicaranya, baju yang dia pakai, bahkan kenyataan bahwa dia enggak punya orang tua di sekitar. Hati saya hancur karena saya enggak bisa melindunginya dari semuanya, betapa pun saya berusaha. Beberapa hari terasa sangat berat. Akhir-akhir ini, saya sering memiliki pikiran gelap, merasa seperti saya gagal menawarkan yang terbaik meskipun saya tahu saya sudah memberikan segalanya. Saya hanya ingin dia tersenyum, walaupun hanya untuk sejenak. Saya mencari saran atau semangat. Gimana sih caranya terus melangkah saat merasa sudah melakukan segalanya tapi masih enggak cukup? Setiap doa, tips praktis, atau ide kecil untuk membuatnya merasa istimewa sangat berarti. JazakAllah khair sudah membaca.