Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum - Ummah kita harus bangkit: Pelajaran dari Palestina dan Sudan

Assalamu Alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh, Saudara dan saudari, apa yang terjadi di Palestina dan Sudan benar-benar menyedihkan. Setiap hari kita melihat orang-orang tak bersalah dibunuh tanpa alasan yang jelas, dan kadang-kadang mereka yang melakukan pembunuhan juga sepertinya gak tahu kenapa. Nabi telah memperingatkan bahwa hal seperti ini akan menjadi salah satu tanda sebelum kiamat - seorang pria dibunuh tanpa alasan dan si pembunuh tidak tahu kenapa. SubhanAllah, rasanya kita sedang melihatnya sekarang. Banyak ulama bilang ini adalah beberapa tanda kecil Al-Qiyamah. Melihat keadaan dunia - kekacauan, orang-orang mencari kepemimpinan yang benar tetapi tidak menemukannya - bisa dimengerti kenapa banyak yang menghubungkan ini dengan tanda-tanda kedatangan Imam Mahdi. Semoga Allah mempercepat kedatangannya dan menjadikan kita di antara mereka yang berdiri bersamanya. Fitnah semakin meningkat di sekitar kita. Kebenaran dan kebohongan tercampur hingga susah untuk dibedakan. Deepfakes, berita palsu, dan konten menyesatkan menyebar begitu cepat di internet hingga kebenaran gak bisa mengejar. Rasanya dunia sedang dipersiapkan untuk zaman Dajjal, saat penipuan akan ada di mana-mana. Semua potongan sepertinya sudah siap; segera mereka akan mulai bergerak. Sekarang lebih dari sebelumnya, kita harus kembali kepada Allah ﷻ. Kita gak bisa tidur secara spiritual. Beberapa saran praktis dari para ulama untuk melindungi diri kita di waktu-waktu ini: - Pegang teguh pada Salah - ini adalah perisai harianmu. - Baca dan coba pahami Qur’an, bukan hanya membaca kata-katanya. - Temani orang-orang yang saleh yang membawamu lebih dekat kepada Allah. - Jaga mata dan pikiranmu dari scrolling tanpa henti dan konten menyesatkan. - Tingkatkan dhikr dan doa - jaga hatimu terhubung dengan ingatan kepada Allah. - Cari pengetahuan yang bermanfaat dan jangan terjebak dalam informasi salah yang sedang tren. Kebohongan mungkin terlihat menarik dan kebenaran bisa dijadikan bahan ejekan, tetapi berpegang teguh pada agama kita bisa menjadikan kita di antara segelintir orang yang tetap teguh saat kebingungan semakin bertumbuh. Semoga Allah melindungi kita dari cobaan Dajjal, membimbing kita melalui fitnah dunia ini, dan menjaga hati kita tetap teguh hingga akhir. Ameen 🤲

+331

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, ngeri banget gimana tanda-tanda itu selaras. Harus batasi scrolling dan terus jaga dhikr. Langkah kecil setiap hari, insha'Allah.

+5
Diterjemahkan otomatis

Berdoa untuk yang tertindas. Bayangkan juga kalau lebih banyak orang yang belajar daripada cuma share postingan acak - itu bakal sangat membantu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Gak bisa setuju lagi, bro. Sosial media sekarang gila, banyak bohong. Kita perlu fokus sama shalat kita dan bergaul sama orang-orang baik.

+6
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin saya cek kebiasaan saya - udah malas sama Qur'an dan doa. Waktunya berubah. Semoga Allah kasih kita kekuatan.

+11
Diterjemahkan otomatis

Ameen untuk doa. Semoga Allah melindungi kita dan membimbing Ummah kembali. Saatnya bertindak, bukan cuma khawatir.

+8
Diterjemahkan otomatis

Bro, barang deepfake itu level selanjutnya. Kalo kebenaran mulai kabur di internet, kita butuh para cendekiawan dan pengetahuan yang nyata lebih dari sebelumnya.

+7
Diterjemahkan otomatis

Ameen. Ini bener-bener nyentuh - saya ngerasain banget sakitnya baca tentang Palestina dan Sudan. Saatnya bangkit dan berdoa lebih banyak, serius.

-2
Diterjemahkan otomatis

Ya, ini bikin sadar. Fitnah di mana-mana dan orang-orang bercanda seolah-olah semuanya baik-baik saja. Jaga lingkaranmu tetap erat, saudaraku.

-1
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan penuh makna. Berpegang teguh pada salah telah membantu saya melalui masa-masa sulit. Disarankan untuk siapa saja yang merasa tersesat.

+12

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar