Assalamu alaikum - Keluarga Muslim kami sekarang berkeliling secara penuh waktu dengan dua anak kecil kami.
Assalamu alaikum, aku mau berbagi ini karena gaya hidup kayak gini sepertinya nggak terlalu umum di lingkaran kita. Kami adalah keluarga dari Kanada dengan dua balita, umur 1 dan 3 tahun. Setelah mencari-cari tempat hijra yang permanen, kami kesulitan untuk menetap. Jadi, kami bercita-cita untuk membangun van kami sendiri dan menjalani kehidupan van sebagai keluarga. Rencana kami, inshaAllah, adalah melakukan perjalanan penuh waktu dari Kanada ke Jepang, menyeberangi Eropa, dan melalui Asia. Harapan kami adalah mengunjungi komunitas Muslim sepanjang jalan - untuk bertemu orang-orang, belajar dari mereka, dan berbagi momen sederhana dengan saudara-saudari yang menjalankan deen mereka di tempat yang berbeda. Kami ingin membesarkan anak-anak kami agar menghargai ciptaan Allah dan keindahan hidup sederhana. Untuk menunjukkan kepada mereka bagaimana orang tinggal di tempat lain, dan membantu mereka menghargai budaya dan adat yang berbeda sambil tetap memegang nilai-nilai Islam kami. Kami bermaksud untuk hidup dengan sengaja dan membuat pilihan yang selaras dengan prinsip kami. Itu artinya menghindari layanan atau tempat tujuan yang nggak sesuai dengan keyakinan kami. Nggak mau tinggal dengan penyedia yang bertentangan dengan apa yang kami yakini. Anak-anak kami adalah pelancong yang luar biasa, mashAllah, dan mereka benar-benar berkembang ketika dikelilingi oleh alam dan pengalaman baru. Kami berharap pola asuh ini menumbuhkan rasa syukur, rasa ingin tahu, dan rasa memiliki - sambil tetap memiliki rumah yang aman, penuh cinta, dan nyaman di atas roda. Dalam beberapa tahun ke depan, inshaAllah, kami akan membagikan seluruh proses kami: bagaimana kami merencanakan dan membangun konversi sendiri, bagaimana kami menangani pengiriman van, bagaimana kami mengatur anggaran, bagaimana kami membesarkan anak-anak di jalan, dan petualangan sehari-hari serta tantangannya. Hidup ini nggak untuk semua orang, tapi kami berharap perjalanan kami bisa mendorong orang lain untuk mempertimbangkan hidup yang lebih bermakna. Kami memiliki kehendak bebas, Alhamdulillah - semoga Allah membimbing kami dan memudahkan serta memberi manfaat bagi keluarga kami.