Assalamu Alaikum - Ayahku mungkin telah membuat kesalahan dalam pertemuan rishta.
Assalamu Alaikum. Ayah saya itu nggak begitu jago dalam situasi sosial - dia punya ego yang besar dan kadang ngomong hal-hal yang nggak pantas. Waktu dia ketemu dengan keluarga potensial baru-baru ini, dia ngeluarin beberapa komentar canggung yang bikin pertemuan itu jadi aneh. Saya rasa dia nggak bermaksud jahat, dia cuma kadang nggak nyadar gimana kata-katanya terdengar. Terasa kayak dia berusaha terlihat bijaksana banget tapi malah jadi terdengar agak clueless. Yang bikin lebih buruk, dia mendominasi setiap percakapan dan bikin itu jadi pertunjukannya sendiri, jadi orang lain susah banget buat nyisipin pendapat. Saya malu banget. Sebelum pertemuan itu, pria muda itu kelihatannya beneran tertarik, tapi setelahnya dia kayak ragu buat melanjutkan. Saya tahu kesan pertama itu penting, tapi frustasi aja ketika hal kayak gitu sama sekali di luar kendali kita. Belum lagi, ayah saya udah putus hubungan dengan banyak kerabat, bahkan dari sisi ibu saya, jadi saya nggak punya paman atau bibi yang bisa bantu meredakan situasi atau mediasi di momen kayak gini. Saya anak perempuan sulung, dan saya nggak nyangka dia bisa sespesifik itu. Adik laki-laki saya lebih stabil, tapi dia lagi kerja jauh, jadi saya harus menghadapinya sendiri. Ada nggak yang pernah menghadapi perilaku orang tua yang bikin urusan rishta atau pembicaraan pernikahan jadi sulit? Gimana cara kalian menghadapinya, dan ada nggak cara sopan yang sesuai dengan Islam yang bisa saya coba untuk memperbaiki situasi ini atau meyakinkan keluarga yang terlibat?