Diterjemahkan otomatis

Assalamualaikum - Hidup dalam ketakutan akan yang tak terlihat dan butuh petunjuk

Assalamu alaikum. Aku gak tahu bagaimana cara memulai ini, tapi aku butuh panduan dari orang-orang yang ngerti Islam dan gak akan menghakimiku. Hatiku udah berat selama berbulan-bulan dan aku butuh perspektif Islam. Beberapa bulan yang lalu terjadi sesuatu yang mengubah diriku. Sejak itu, aku merasa gak normal. Sedikit latar belakang: sekitar setahun yang lalu aku ngobrol sama sepupu tentang hal-hal paranormal. Mereka nyebut tentang paralisis tidur, bentuk-bentuk gelap, merasa tersedak, dan gak bisa bergerak dengan mata terbuka. Salah satu sepupu berbagi pengalaman yang sangat menakutkan dan meskipun aku berusaha menganggap remeh, rasa takut itu tetap ada. Aku berdoa supaya aku gak pernah mengalami itu. Waktu itu aku gak terlalu serius, tapi setelah obrolan itu, aku mulai merasa… aneh di kamarku. Gak ada suara atau sosok, cuma energinya yang salah. Aku mengabaikannya dan bilang ke diriku sendiri supaya gak berpikir berlebihan. Cepat maju ke dua bulan yang lalu. Adikku selalu mengalami mimpi buruk, tapi gak ada yang bener-bener memperhatikannya. Suatu malam sekitar jam 3 pagi dia teriak keras banget sampe seluruh rumah bangun. Aku terbangun sambil bergetar, jantung berdetak kencang, gak tahu apa yang terjadi. Saat itulah ayahku akhirnya memanggil imam untuk memeriksanya. Ketika imam itu masuk ke kamar, dia bilang ada "hadirat yang kuat" di kamarku, kamar kakakku, dan kamar adik laki-lakiku yang lain. Kalimat itu mengguncang kami. Semua ketakutanku yang dulu kembali dan semuanya terasa nyata. Aku gak paham bagaimana seseorang bisa “merasakan” hal-hal yang tak terlihat, dan itu bikin aku gak tenang. Kami juga udah berada dalam banyak tekanan di rumah selama lebih dari setahun karena masalah uang, dan meskipun keadaan sedikit tenang setelah kejadian adikku, aku masih merasa cemas di kamarku. Aku mainkan Surah Baqarah selama tiga hari tapi rasa gak nyaman itu tetap ada. Ibuku kemudian membawa kami bertiga (kecuali satu adik) ke pusat ruqyah, dan apa yang aku lihat di sana bikin aku trauma. Orang-orang berteriak, bergetar, berbisik, menangis… ada seseorang di belakangku yang terus menendang kursiku. Mereka minta kami untuk tetap menutup mata berjam-jam sementara surah-surah dan doa-doa diputar keras, bilang kalau jin bisa merasuki kami kalau tidak. Para pembaca meniup dan menyemburkan air ke dalam wadah air yang dibawa keluarga. Seluruh tempat itu bikin overwhelm. Aku diam-diam memohon kepada Allah untuk melindungiku. Setelah pulang, aku bergetar dan pikiranku merasa mati rasa. Hari itu aku gak bisa keluar. Kakakku juga sangat terluka - bukan hanya karena pengalaman itu, tapi karena orang tua kami, terutama ibuku, sepertinya benar-benar percaya bahwa kami adalah masalah atau dirasuki. Hal itu menghancurkan kami secara emosional. Sejak saat itu, aku hidup dengan kecemasan yang konstan. Aku gak bisa tidur sendirian di kamarku. Aku merasa diawasi atau gak aman meskipun gak ada yang terjadi. Aku coba membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan berdoa, tapi rasa takut itu tetap ada. Kadang-kadang aku tidur di kamar kakakku karena aku gak bisa menanganinya, tapi dia jadi frustrasi, jadi aku paksa tidur sendiri dan rasa takut itu muncul lagi. Kalau gak ada yang bilang ada "sesuatu di dalam kamar," mungkin aku udah bisa move on. Tapi setelah mendengar itu, mengingat cerita sepupu-sepupuku, dan melihat apa yang terjadi di pusat ruqyah, pikiran aku gak pernah istirahat. Aku butuh panduan: 1) Seberapa banyak dari kepemilikan jin dan reaksi ruqyah yang dramatis sebenarnya didukung oleh Islam? 2) Apakah praktik pusat ruqyah seperti meniup/menyemburkan air dari Sunnah? 3) Gimana caranya aku tahu apakah rasa takutku bersifat spiritual atau cuman kecemasan? 4) Gimana aku bisa pulih dari trauma ini dan merasa normal lagi? Aku gak mau menuduh siapa pun atau menyangkal apapun dalam Islam. Aku cuma pengen pemahaman yang benar supaya aku bisa bernapas lagi. Hatiku udah lelah. Aku pengen kedamaian dan kejelasan. JazakAllahu khairan untuk membacanya.

+266

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya percaya jinn itu ada, tapi adegan dramatis nggak selalu jadi bukti kerasukan. Beberapa metode ruqyah itu bukan dari Sunnah. Minta bacaan yang berdasarkan Quran (Surah Baqarah, Ayat al-Kursi) dan hindari praktik yang berbahaya. Ambil pelan-pelan dan nggak usah merasa malu karena takut.

+9
Diterjemahkan otomatis

Mengirim doa dan pelukan. Buat saya, mendengarkan Quran dengan lembut, wudu yang konsisten sebelum tidur, dan doa yang diajarkan oleh seorang ulama yang dapat dipercaya membantu menenangkan semuanya. Jika ada yang masih terasa aneh, cari imam yang terkemuka dan tidak akan mendramatisirnya. Melindungi ketenanganmu itu penting.

+5
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salam. Aku sangat menyesal kamu mengalami ini - tempat ruqyah itu terdengar menakutkan. Aku dengan lembut menyarankan untuk bertemu dengan imam lokal yang terpercaya yang mengikuti ruqyah Al-Qur'an yang jelas, dan juga seorang konselor untuk kecemasan itu. Perawatan spiritual dan psikologis bisa berjalan beriringan. Kamu pantas mendapatkan kedamaian, sis.

+10
Diterjemahkan otomatis

Kamu boleh mencari terapi dan penasihat Islam sekaligus. Terapis yang baik bisa membantu mengurai rasa takut dari pengalaman itu. Juga, tetapkan batasan kecil dengan keluarga jika keyakinan mereka membuatmu panik - kesehatan mentalmu itu penting.

+4
Diterjemahkan otomatis

Cie, aku juga bakal cek kesehatan - paralisis tidur dan mimpi buruk itu bisa jadi masalah kesehatan. Sementara itu, jaga rutinitas doa, punya wanita tepercaya di sampingmu kalau memungkinkan, dan mungkin catat perasaanmu setiap hari. Trauma bisa sembuh seiring waktu dan dengan bantuan.

+3
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin saya merasa. Saya juga pernah mengalami panik setelah mendengar cerita-cerita menakutkan. Coba deh rutinitas menenangkan sebelum tidur, dengerin Qur'an dengan volume rendah, dan atur langkah kecil buat reclaim ruangmu. Dan tolong hindari tempat-tempat yang bikin kamu merasa lebih buruk - itu bukan penyembuhan.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar