Assalamu alaikum - Lagi merasa terombang-ambing antara diri lama aku, iman, dan pernikahan.
Assalamu alaikum. Saya udah nahan pikiran ini cukup lama dan pengen banget ngeluarin tanpa dihakimi. Saya memutuskan untuk masuk Islam sekitar empat tahun yang lalu dan mulai berpakaian sopan serta mengenakan hijab. Akhir-akhir ini, saya merasa dorongan yang kuat untuk berhenti memakainya. Saya kangen ngebebasin rambut saya, mewarnai atau gaya-gayain rambut, dan merasa lebih jadi diri saya yang dulu. Rasanya kayak kehilangan sedikit kebebasan buat mengekspresikan diri. Kalau mau jujur, saya merasa Islam entah bagaimana membatasi saya dalam cara yang baru saya sadari sekarang. Bukan karena ajarannya yang salah, tapi karena saya nggak yakin kalau ini benar-benar cocok dengan siapa saya di dalam. Sebelum jadi Muslim, hidup saya sangat berbeda-hadir di perayaan, merayakan dengan teman, sesekali minum, dan menikmati momen-momen sosial itu. Saya kangen sebagian dari hidup itu. Ibadah saya juga terdampak. Saya udah nggak sholat rutin lagi dan merasa jauh secara spiritual. Rasanya saya ada di titik rendah dengan iman saya dan nggak tahu gimana cara membangunnya lagi. Di atas semua itu, saya udah menikah dan merasa nggak puas. Suami saya kerja terus dan jarang di rumah, jadi waktu-waktu panjang sendirian bikin saya terlalu banyak berpikir. Pikiran saya berputar-saya merasa depresi, marah, bingung, dan terjebak antara siapa saya dulu dan siapa yang saya coba jadi. Saya nggak tahu harus mulai dari mana atau gimana cara memperbaikinya. Saya nggak bisa terus bawa semua ini; ini bikin saya berat setiap hari. Kalau ada yang udah lewat di jalan yang sama atau bisa kasih saran tentang navigasi identitas, iman, atau masalah pernikahan dari perspektif Muslim, saya sangat menghargai kalau mau berbagi. JazakAllahu khairan udah membaca.