Assalamu alaikum - Merasa terbebani oleh dosa-dosa masa lalu saya
Assalamu alaikum. Saya punya masa lalu yang berat banget penuh dengan dosa, dan maksud saya, hal-hal yang sangat buruk. Saya lahir sebagai Muslim, tapi baru mulai belajar tentang Islam sekitar tiga tahun yang lalu dan saya jatuh cinta sama itu. Saya udah mengalami banyak suka dan duka, tapi saya selalu kembali ke Allah karena saya nggak tau jalan lain. Namun, masa lalu saya terus menghantui dan mengingatkan saya tentang kesalahan yang udah saya buat, banyak di antaranya menyakiti orang lain. Yang bener-bener bikin saya hancur adalah saya udah berusaha keras belakangan ini buat jadi orang yang lebih baik, tapi pas saya merasa udah ada kemajuan, kenangan masa lalu tiba-tiba muncul lagi. Saya udah di titik maksimal saya. Kenapa Allah mau punya hamba seperti saya? Apa gunanya berusaha berubah kalau masa lalu saya nggak bisa saya lupakan? Kenapa Allah masih biarkan saya hidup setelah semua yang udah saya lakukan? Saya takut kehilangan harapan. Semoga Allah membimbing kita dan memberi kita tobat yang tulus. Saya tahu bahwa pengampunan itu mungkin kalau kita kembali ke-Nya dengan penyesalan yang sejati dan berusaha untuk memperbaiki kesalahan di mana kita bisa. Kadang mengambil langkah-langkah kecil-minta maaf kepada orang-orang yang udah kita sakiti jika memungkinkan, memohon pada Allah untuk tawbah, memperbanyak amal baik, dan mengelilingi diri kita dengan orang-orang yang mendukung dan saleh-bisa sedikit mengurangi beban. Ingat ajaran Nabi ﷺ tentang rahmat Allah yang lebih besar dari dosa-dosa kita. Kamu nggak sendirian; banyak orang yang berjuang dengan rasa malu atas masa lalu mereka, dan yang penting adalah kembali ke Allah dengan tulus. Terus berusaha untuk konsisten dalam shalat, dhikr, dan memperbaiki kesalahan di mana pun kita bisa. Jika kamu merasa terbebani, pertimbangkan untuk berbicara dengan imam lokal yang dapat dipercaya atau konselor yang pengertian dan paham tentang panduan Islam. Semoga Allah menguatkan hatimu, menerima tobatmu, dan mengganti keputusasaanmu dengan harapan.