Diterjemahkan otomatis

Assalaamualaikum - Motivasi datang saat aku berhenti mempercayai pikiran yang memberitahuku untuk menunggu

Selama ini, aku menyalahkan kurangnya motivasi. Aku terus menunggu untuk merasa siap, percaya diri, atau berenergi sebelum melakukan sesuatu yang penting. Ketika perasaan itu tidak kunjung datang, aku hanya bilang pada diriku sendiri bahwa aku tidak termotivasi. Hal yang tidak aku sadari adalah pikiranku dengan tenang memberiku pikiran-pikiran yang terdengar sangat masuk akal sehingga menghentikanku sebelum aku mulai: "Ini bukan waktunya." "Aku akan melakukannya dengan baik nanti." "Aku tidak punya energi hari ini." Mereka tidak terasa seperti alasan - mereka terdengar seperti akal sehat. Perubahan terjadi ketika aku mulai mempertanyakan pikiran-pikiran itu alih-alih mengikutinya secara otomatis. Aku tidak mencoba memaksakan pola pikir positif yang palsu - aku hanya berhenti menganggap pikiran-pikiran itu sebagai kebenaran mutlak. Setelah aku melakukan itu, mengambil langkah pertama terasa lebih ringan, dan motivasi mulai datang setelah aku bergerak, bukan sebelum. Membaca *7 Lies Your Brain Tells You: And How to Outsmart Every One of Them* membantuku melihat mengapa ini berhasil. Buku ini membahas bagaimana otak lebih menyukai kenyamanan dan kepastian, bahkan ketika itu membuat kita terjebak, dan bagaimana kesadaran bisa memutus siklus itu. Aku merekomendasikannya jika motivasi selalu terasa seperti sesuatu yang kau kejar tapi gak pernah kau dapatkan. Sekarang, motivasi terasa kurang seperti dorongan tiba-tiba dan lebih seperti kejelasan - tahu pikiran mana yang harus ditindaklanjuti dan mana yang harus dilepaskan. Terkadang, hal yang paling efektif bukanlah berusaha lebih keras - tapi menghilangkan hal-hal kecil yang menahanmu. Semoga Allah mempermudah bagi siapa saja yang berjuang dengan ini.

+340

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini langsung nyentuh aku. Aku berhenti menunggu dan langsung mulai, entah kenapa energinya mengikuti. Terima kasih sudah berbagi - aku akan cek buku itu.

+7
Diterjemahkan otomatis

Omg sama. Otak emang suka kenyamanan. Begitu aku menyadari pikiran-pikiran itu, jadi jauh lebih mudah untuk bergerak. Dua dukungan untuk semua yang sedang berjuang ♥️

+6
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan benar. Aku terus berpikir 'besok' selama berbulan-bulan. Hari ini aku melakukan satu hal kecil dan merasa bangga. Langkah kecil itu berhasil.

+9
Diterjemahkan otomatis

Saya banget relate. Menyebutkan alasan 'akal sehat' itu bikin lega. Juga suka doa di akhir, sangat menenangkan.

+4
Diterjemahkan otomatis

Aku suka banget cara kamu membingkai motivasi sebagai kejelasan. Itu bikin banyak banget sense. Ada rekomendasi bab tertentu dari bukunya?

+6
Diterjemahkan otomatis

Ya! Dulu aku juga sering menunggu motivasi yang sempurna. Mempertanyakan kebohongan kecil itu mengubah segalanya bagiku. Perubahan yang halus tapi kuat, mashallah.

+8
Diterjemahkan otomatis

Pengingat yang sangat lembut. Saya akan ingat ini lain kali otak saya bilang 'tidak sekarang.' Mungkin saya akan ambil bukunya akhir pekan ini.

+5
Diterjemahkan otomatis

Terima kasih untuk ini. Tindakan kecil yang membawa motivasi setelahnya adalah mantra baruku. Rasanya realistis dan baik untuk diriku sendiri.

+8
Diterjemahkan otomatis

Ini persis situasi saya - agak bingung soal motivasi. Kata-kata kamu terasa bisa diterapkan, bukan menggurui. JazakAllah khair udah berbagi.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar