Meminta Petunjuk Tentang Takut kepada Allah dan Kehidupan Setelah Mati
Assalamu alaykum. Maaf kalau tata bahasaku berantakan - aku 13 tahun dan udah berjuang dengan kesehatan mentalku udah cukup lama. Akhir-akhir ini, aku ngerasa ada ketakutan yang dalam dan terus-menerus tentang Allah dan Hari Kiamat. Aku ngerasa sangat bersalah karena punya ketakutan ini dan aku gak tahu apa ini hal yang seharusnya aku khawatirin. Aku benar-benar takut dengan hukuman neraka, dan bahkan di kelas-kelas Islam, pikiranku terus melayang pada hukuman-hukuman seperti apa yang mungkin ada. Terkadang rasanya aku cuma ingin dunia ini (dunya) cepat-cepat berakhir. Aku khawatir kalau aku cuma akan semakin parah semakin lama ini berlangsung, dan itu bikin aku takut. Aku gak mau bunuh diri, tapi aku pengen hidup ini segera berakhir agar inshaAllah aku bisa masuk Jannah ketimbang menghadapi hukuman. Aku tahu aku udah banyak berbuat dosa, ada yang kecil dan ada yang besar. Beberapa dosa itu gak sengaja, yang lain memang disengaja. Aku ngerasa kayak shaytan udah jauh mengeluarkan aku dari jalan yang benar dan aku gak tahu bagaimana cara kembali ke normal. Aku juga sangat berjuang dengan identitasku - dalam hati aku ngerasa kayak aku itu cowok, bahkan aku sempat ragu untuk nulis jenis kelamin saat lahir di awal. Aku gak bisa menikmati berpura-pura jadi cowok di dunia ini, dan aku khawatir tentang apa artinya itu untuk akhirat. Aku paham bahwa di Jannah kita semua akan bahagia dan puas, tapi aku bingung: apakah aku akan merasa damai dengan ciptaanku di sana, dan apakah perasaanku akan diselesaikan dengan rahmat Allah? Aku bener-bener nyari nasihat yang lembut dan tulus dari sesama Muslim. Gimana sih aku bisa ngelola ketakutan konstan akan hukuman ini sambil juga nemuin jalan kembali ke Allah? Gimana cara aku nyari tobat yang tulus dan merasa berharap dengan rahmat Allah? Dan gimana aku harus menghadapi perasaan mendalam tentang genderku dengan cara yang sejalan dengan iman dan membantu aku menemukan kedamaian? Terima kasih untuk segala petunjuk atau doa yang baik.