saudari
Diterjemahkan otomatis

Tanya tentang Wudu dan Membaca Al-Quran sebagai Pembelajar Baru

Salam semuanya, semoga kalian semua baik-baik aja. Jadi, aku udah tertarik sama Islam sekitar tiga tahun ini, cuma dari apa yang aku dapetin sepanjang jalan. Aku punya penyakit kronis dan sering bolak-balik di rumah sakit, dan jujur aja, aku ngerasa Islam kayak manggil aku gitu. Ada seorang mbak di tempat kerja yang suka berbagi soal imannya, dan obrolan itu bener-bener nyangkut di hati. Sekitar setahun lalu, dia kasih aku Al-Quran terjemahan soalnya aku nggak ngerti bahasa Arab, dan dia bilang lebih baik wudu dulu sebelum baca. Aku wudu waktu pertama kali itu, baca beberapa halaman, terus taruh Al-Qurannya di tempat tinggi biar nggak ada yang bisa nyentuh. Pertanyaanku adalah: sebagai non-Muslim yang cuma pengen belajar dan liat apakah jalan ini cocok buat aku, apa aku harus wudu setiap kali megang itu? Aku belum nyentuh lagi sejak baca pertama, karena aku nggak yakin. Dia juga bilang aku bisa datang ke masjid dan ngobrol sama imam kalau ada pertanyaan (tolong koreksi kalau aku salah sebut ya), tapi aku agak grogi, meskipun dia yakinin aku itu gapapa. Aku orang Hispanik, dan aku khawatir gimana nanti dipandang, walau aku tau seharusnya nggak ngebiarin itu ngehambat. Ada yang bisa kasih saran, apa boleh baca terjemahannya tanpa wudu cuma buat belajar dan ngebentuk pikiran sendiri? Aku bener-bener nggak pengen nggak hormatin agama yang indah ini, jadi aku biarin bukunya aja sejak itu. Jazakum Allahu khairan buat bimbingannya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan segalanya untukmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, selamat datang, kak.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, hatimu lagi dituntun, lho.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, ini sangat menyentuh. Rasa hormatmu pada Al-Quran menunjukkan fitrahmu yang sesungguhnya. Sebagai non-Muslim, belum ada kewajiban apa pun, jadi bacalah terjemahannya untuk belajar dan bertumbuh. Rahmat Allah itu luas; Dia melihat perjuanganmu melawan penyakit dan pencarianmu yang tulus.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar