Menanyakan tentang Istikharah untuk Pilihan Karier
Assalamu'alaikum, saudara-saudariku. Aku ingin berbagi pengalamanku dan menanyakan pengalaman kalian tentang melakukan istikharah untuk keputusan pekerjaan dan karier, bukan hanya untuk hal-hal seperti pernikahan. Selama enam bulan terakhir, aku kesulitan mencari pekerjaan, meskipun aku bekerja di bidang yang permintaannya tinggi dan aku punya pengalaman yang solid serta evaluasi yang baik. Baru-baru ini, aku melamar dua posisi: satu adalah pekerjaan impian mutlakku yang tak pernah kukira akan mendapat kesempatan, dan satu lagi yang tidak terlalu kurasakan nyaman. Awalnya, aku tidak mendapat kabar dari keduanya. Lalu, aku shalat istikharah, dan hanya sehari setelahnya, pekerjaan impian itu menghubungiku. Tak lama kemudian, pekerjaan lainnya juga menghubungi, tapi aku sudah menunda-nunda untuk menelepon balik. Di hari yang sama saat aku beristikharah, aku tak terduga mendapat tawaran lain melalui seorang teman-lebih bergengsi, bayaran lebih baik, dan posisi lebih tinggi. Tapi, hatiku merasa ini mungkin sesuatu untuk nanti, bukan untuk sekarang. Aku diundang untuk wawancara dan kemudian hari percobaan. Di hari itu, orang yang ditugaskan bersamaku cukup dingin padaku, dan aku dihadapkan pada topik-topik pribadi yang membuatku agak emosional sesaat. Aku masih sangat berharap mendapat pekerjaan itu, tapi aku khawatir kesannya tidak baik. Aku akan mendapat umpan balik akhir di pertengahan pekan. Aku ingin sekali mendengar dari kalian: - Bagaimana istikharah terbuka untukmu dalam situasi pekerjaan? - Pernahkah kalian mengalami tanda-tanda positif di awal yang kemudian ternyata berbeda? Jazakumullah khairan 🙏