As-salamu alaykum - Saya sudah bertahun-tahun nggak sholat, merasa kehilangan.
As-salamu alaykum. Saya udah nggak shalat bertahun-tahun dan selalu merasa seperti ini hal yang saya jeda, tahu bahwa saya harus melakukannya tapi nggak pernah cukup termotivasi. Akhir-akhir ini saya merasa sangat menyesal untuk semua shalat yang terlewat dan ingin shalat segera, tapi saya lagi haid jadi nggak bisa-lalu perasaan itu bertahan beberapa hari dan saya berharap itu akan terus ada, tapi kemudian memudar lagi. Saya nggak begitu paham tentang Islam dan saya udah melenceng jauh sampai iman saya terasa sudah menggantung di ujung benang. Banyak keraguan belakangan ini dan itu bikin saya takut. Rasanya seperti siklus: merasa bersalah dan memikirkan semua waktu yang telah saya sia-siakan, lalu kembali lagi ke rasa acuh. Tapi, shalat terus-menerus muncul di pikiran saya semakin sering. Saya udah membuang banyak waktu dan setiap kali orang membicarakan shalat, mereka bilang itu penting, fondasi dari Islam - dan tentu saja mereka benar - tapi pikiran itu juga bikin saya merasa semakin putus asa. Rasanya seperti saya sudah kehilangan begitu banyak waktu sampai nggak peduli seberapa keras saya berusaha, saya nggak akan bisa menebusnya, dan itu bikin saya pengen menyerah. Saya tahu Allah itu Maha Penyayang, tapi saya khawatir Dia mungkin nggak memaafkan saya; saya udah bertahun-tahun tidak melakukan apa-apa dan saya takut saya udah merusak kesempatan saya untuk Jannah. Shalat juga terasa sangat rumit: ada berbagai jenis, banyak aturan, kata-kata dan urutan tertentu, dan itu bikin saya kewalahan. Saya nggak bisa menemukan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan saya. Ada yang punya saran? Saya bener-bener nggak tahu harus berbuat apa. Saya tahu ini tanggung jawab saya, tapi sangat sulit untuk memotivasi diri untuk melakukan apapun. Saya stres tentang semua waktu yang telah saya lewatkan tapi tetap aja saya melewatkannya, nggak menghadapi masalah saya dan hidup dalam kecemasan. Susah banget buat termotivasi ketika rasanya sia-sia - seperti saya nggak akan pernah bisa mengejar - dan saya sangat takut ditanya tentang ini di Hari Kiamat dan nggak punya jawaban baik karena saya nggak punya alasan yang valid untuk melewatkan shalat saya.