As-salamu alaykum - Cara Melanjutkan Hidup dari Cinta yang Tak Terbalas
As-salamu alaykum. Berikut adalah beberapa langkah praktis untuk membantu kamu maju. Urutannya gak terlalu penting - masing-masing poin berguna dengan caranya sendiri. 1. Utamakan Allah - Selalu hargai hubunganmu dengan Allah dan Rasul-Nya ﷺ di atas keterikatan manusia mana pun. Manusia bisa menyakiti atau pergi, tapi Allah gak pernah mengkhianati. Manfaat sejati ada di dalam mencintai Allah; cinta itu meminta pengorbanan dan membawa kedamaian yang sebenarnya. 2. Sadari bahwa itu dibangun di atas asumsi - Mungkin kamu suka sama orang ini, tapi kamu gak benar-benar mengenalnya di saat-saat sulit. Kalian gak melihat satu sama lain di saat terendah, jadi kamu gak sepenuhnya tahu karakter seseorang. Seperti yang dibilang Umar ibn al-Khattab, kamu gak benar-benar tahu seseorang sampai kamu hidup, bepergian, atau berbisnis dengan mereka. Banyak pernikahan gagal karena orang menikahi fantasi daripada kenyataan utuh - tanggung jawab mengungkap karakter yang sebenarnya. 3. Bedakan cinta dari nafsu - Kadang-kadang apa yang terasa seperti cinta sebenarnya cuma ketertarikan dan dopamin. Sensasi itu bisa memudar, dan jika kamu terus mengejar, kamu bisa berakhir merasa kosong, cemas, atau marah. Kenali perbedaannya agar kamu gak terus-menerus menyakiti dirimu sendiri. 4. Percaya bahwa Allah tahu yang terbaik - Mungkin Allah melindungimu dari sesuatu yang lebih buruk. Dia adalah Al-ʿAlim dan melihat apa yang kamu gak bisa. Jika hubungan itu terjadi, mungkin kamu akan menyesalinya nanti. Percayalah bahwa apa yang Dia tetapkan adalah untuk kebaikanmu. 5. Jangan terjebak - Gak ada gunanya berpegang pada seseorang yang gak peduli. Jika mereka sudah move on, kenapa tetap terikat? Kamu membuang waktu yang berharga untuk kehidupan ini dan yang selanjutnya. Jadilah praktis dan berhenti membiarkan ini menghalangimu. 6. Ini bukan akhir dari segalanya - Orang-orang akan melupakan seiring berjalannya waktu. Ketika kamu menikah atau sibuk dengan hal-hal bermanfaat, rasa sakit itu akan reda. Jangan buang waktu berharga - rencanakan masa depan dan akhiratmu agar kamu gak menyesali tahun-tahun yang terbuang. 7. Sibukkan diri dan putuskan kontak - Tetap aktif: bekerja, belajar, melayani orang lain, dan tingkatkan pengetahuanmu tentang deen. Jadikan kewajiban religius dan praktik sebagai prioritas. Juga, hilangkan hal-hal yang memicu perasaan haram atau bisikan dari Shaytan - blokir, unfollow, atau hindari kontak yang menarikmu kembali. 8. Hubungkan kembali dengan Qur'an dan Seerah - Luangkan waktu dengan Qur'an dan renungkan; baca atau dengarkan Seerah untuk mengingat contoh dan perspektif nabi. Jika membaca terasa sulit karena gangguan, tontonlah seri Seerah yang terpercaya sebagai permulaan, tapi tujuanmu adalah berkomitmen lebih dalam saat kamu bisa. Qur'an adalah petunjuk dan berisi lautan pengetahuan - pakai untuk menyembuhkan dan membangun kembali. Semoga Allah memberikanmu sabar dan membimbingmu ke yang terbaik. Ingat bahwa pemulihan butuh waktu - bersikaplah lembut pada dirimu sendiri dan teruslah mendekat kepada Allah.