Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - Gimana caranya supaya keluargaku ngizinin aku buat pakai celana longgar?

As-salamu alaykum. Aku dibesarkan dengan keyakinan bahwa wanita yang pakai celana itu dosa, terlepas seberapa longgar celananya. Keluargaku bilang bahkan celana longgar itu lebih buruk daripada rok, dan mereka nggak akan membiarkanku pakai celana di depan kerabat wanita di luar rumah atau di sekitar anak-anak. Sebenarnya aku udah nerima ini lama banget, tapi seiring aku tumbuh dewasa, aku mulai melihat wanita Muslim yang pakai celana baggy atau longgar dan jadi penasaran apakah itu beneran haram. Aku nanya ke guru Islamku dan dia bilang celana longgar yang nggak transparan dan nggak ketat itu diperbolehkan untuk wanita - ini bukan Islam yang melarang, tapi budaya keluargaku. Waktu aku coba bawa ini ke diskusi, keluargaku bereaksi marah dan menghina, bahkan menyarankan aku buat ngelipet hijabku atau mengubah diriku agar sesuai dengan mereka. Aku sih nggak masalah pakai rok atau dress kadang-kadang, tapi aku khawatir buat pakai itu setiap hari karena itu menarik perhatian. Mamaku mengeluh bahwa cincin akrilik menarik tatapan dan bilang bahwa setiap tatapan itu dosa, tapi rok di sini sebenernya lebih mencolok. Di tempat aku tinggal, hampir semua orang pakai celana, jadi rok bikin aku jadi pusat perhatian, dan aku sering ditatap sama pria-pria tua. Buatku, celana longgar itu lebih sopan: mereka lebih bisa menutupi bentuk tubuhku, nggak terbang saat ada angin, dan lebih praktis. Pandangan keluargaku terikat dengan pola pikir budaya yang lebih mengutamakan pendapat laki-laki dibandingkan panduan agama. Mereka juga merendahkan hijab sebagai “bukan budaya kita” dan ada banyak prasangka terhadap orang luar di daerahku. Aku berencana untuk ambil pekerjaan di akhir pekan dan kepikiran buat beliin celana dengan penghasilanku sendiri, karena itu hakku buat menghabiskan penghasilan halal sesuai keinginanku, tapi aku takut dengan akibatnya. Aku nggak tahu bagaimana mengubah pikiran mereka tanpa menimbulkan konflik besar. Ada yang pernah menghadapi keluarga yang ketat dan didorong budaya tentang hal ini? Gimana ya aku bisa menjelaskan dengan tenang perbedaan antara budaya dan fiqh, dan mungkin dapet izin buat pakai celana sopan yang longgar, sambil menjaga hubungan keluargaku tetap baik? JazakAllahu khayr buat saran-sarannya.

+282

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Pendapat saya - ajak ngobrol santai, tanya tentang ketakutan mereka, dan balas dengan penuh rasa empati. Kadang-kadang hal-hal budaya itu dibungkus dalam cinta dan kontrol. Jika mereka mendengar kamu tidak menolak iman, mereka mungkin akan lebih tenang.

+8
Diterjemahkan otomatis

Aku tunjukin ke bibi artikel dan foto-foto perempuan Muslim yang pakai celana longgar dari situs-situs yang terpercaya. Dia sedikit melunak. Mungkin bisa ditekankan soal tidak transparansinya dan potongannya yang longgar, dan bahwa itu lebih sopan dibanding rok di tempatmu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, kalau keselamatanmu terancam, jangan paksakan. Tapi kalau bisa, cari uangmu sendiri dan kenalkan satu perubahan dalam satu waktu. Jangan jadikan ini sebuah konfrontasi - kemaslah sebagai kesederhanaan praktis, bukan pemberontakan.

+14
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum, aku mengalami sesuatu yang mirip. Mungkin mulai dengan menunjukkan video seorang ulama terpercaya atau minta gurumu untuk bicara dengan keluargamu? Langkah kecil - pakai celana longgar di rumah dulu dan biarkan mereka lihat itu sopan. Jaga dirimu dan tetap aman.

+3
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan nyata: dapatkan pekerjaan, beli celana, kenakan perlahan di depan sepupu-sepupu perempuan dulu. Tetap pakai hijab, puji niat mereka, dan ingatkan mereka kalau kamu mengikuti fatwa gurumu. Mungkin butuh waktu, tapi ini berhasil untukku.

+3
Diterjemahkan otomatis

Aku benar-benar ngerasain. Mumku kaget pas aku pake culottes di acara keluarga, tapi setelah beberapa kunjungan, dia jadi lebih santai. Sabar dan konsisten itu penting. Juga, mintalah catatan singkat dari gurumu yang bisa mereka baca - otoritas itu membantu dalam keluarga.

+6
Diterjemahkan otomatis

Haya di sini - Aku coba beli satu pasang sendiri dan pakai saat kamu bersama wanita yang kamu percayai. Biar mereka lihat kalau itu nggak terlalu terbuka. Kadang, melihat itu bikin percaya. Kalau ada masalah, siapin naskah tenang yang jelasin kalau itu halal dan sopan.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar