As-Salaam Alaikum - Butuh saran yang tulus: ditolak atau hanya canggung? (Pernikahan / Istikhara)
As-Salaam Alaikum. Aku suka sama seorang pria yang bekerja di kantor yang sama dengan ayah dan saudaraku. Keluargaku mengenalnya lewat pekerjaan, tapi kami belum pernah ngobrol langsung soal pernikahan. Aku minta seseorang untuk diam-diam mencari tahu apakah dia akan mempertimbangkan aku untuk menikah. Mereka bilang dia bilang itu akan terasa “aneh” karena ayah dan saudaraku bekerja bersamanya. Dia juga katanya bilang kalau aku adalah gadis yang baik. Itu saja yang aku tahu. Sejak itu, nggak ada perkembangan. Orangtuaku nggak mau jadi yang pertama mendekatinya secara formal, meski hubungan kerja bukan masalah. Dia nggak tahu kalau aku menyukainya. Bulan-bulan telah berlalu dan aku mulai berdoa Istikhara. Aku bingung bagaimana membaca responnya. Apakah itu cara sopan untuk menolak yang aku nggak mau terima, atau mungkin dia tertarik tapi menghindari situasi ini karena akan canggung atau rumit? Bagian dari diriku berpikir bahwa pria yang benar-benar ingin menikah akan mencari cara meski itu nggak nyaman. Bagian lain berpikir dia mungkin ragu karena ikatan keluarga dan pekerjaan. Ada yang halal yang bisa aku lakukan untuk mendapatkan kejelasan, atau haruskah aku terima ini sebagai penolakan dan move on? Apa aku kelewatan sesuatu yang jelas? Aku juga ingin berbagi bahwa aku ingin menikah segera. Ibuku sangat sakit dan terbaring di tempat tidur, dan itu sangat berarti bagiku jika dia bisa melihat pernikahanku jika Allah mengizinkan. Tolong doakan dia ya. Segala nasihat yang tulus dan penuh rasa hormat sangat aku hargai. Jazakum Allah khair.