Diterjemahkan otomatis

As-Salaam Alaikum - Butuh Saran yang Jujur: Penolakan atau Cuma Canggung? (Pernikahan / Istikhara)

As-Salaam Alaikum. Aku suka sama seorang pria yang bekerja di kantor yang sama dengan ayah dan saudaraku. Keluargaku mengenalnya lewat pekerjaan, tapi kami belum membahas pernikahan langsung dengannya. Baru-baru ini aku minta seseorang untuk diam-diam mencari tahu apakah dia mungkin mempertimbangkan aku untuk menikah. Orang itu bilang dia pikir bakal terasa “aneh” karena ayah dan saudaraku adalah rekan kerjanya. Dia juga bilang aku adalah gadis yang baik. Itu aja yang aku denger. Sejak itu, nggak ada perkembangan. Orangtuaku nggak mau jadi yang pertama mendekatinya, bahkan meskipun hubungan di tempat kerja bukan masalah. Dia nggak tahu kalo aku suka padanya secara pribadi. Sudah berbulan-bulan, dan aku mulai melakukan Istikhara tentang ini. Aku bingung. Apakah jawaban itu penolakan sopan yang sulit aku terima, atau dia sebenarnya mungkin tertarik tapi menghindari situasi ini karena kemungkinan canggung atau komplikasi di tempat kerja dan hubungan keluarga? Sebagian dari diriku berpikir bahwa pria yang benar-benar ingin menikah pasti akan mencoba mencari cara meskipun ada ketidaknyamanan. Di sisi lain, aku rasa dia mungkin berhati-hati karena dinamika keluarga dan tempat kerja. Apakah ada yang halal yang bisa aku lakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas dan tetap dalam batas-batas Islam, atau sebaiknya aku terima ini sebagai tidak dan lanjut? Apa aku melewatkan sesuatu yang jelas? Oh ya, aku juga ingin bilang bahwa aku benar-benar berharap bisa menikah segera. Ibuku sangat sakit dan terbaring di tempat tidur, dan itu berarti banyak bagiku agar dia melihat pernikahanku sebelum Allah memutuskan sebaliknya. Tolong ingat dia dalam doamu. Setiap nasihat yang tulus dan baik akan sangat dihargai.

+250

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya pernah mengalami hal yang mirip. Saya minta tolong satu orang perantara yang sopan (bibi) dan itu memperjelas segalanya dengan cepat. Kalau itu nggak mungkin, terima aja dengan lapang dada dan teruslah beristikhara. Kenyamanan ibu kamu itu penting-saya akan menyertainya dalam doa saya.

+8
Diterjemahkan otomatis

Jujur, itu terdengar seperti penghindaran sopan bagi saya. Pria bisa jadi canggung tentang hubungan di tempat kerja. Kalau orang tuamu nggak mau memimpin, mungkin suruh saudaramu untuk nyebutin acara keluarga dengan santai-lihat apakah dia muncul dengan sukarela. Kirim doa buat ibumu.

+8
Diterjemahkan otomatis

Hatiku bersimpati padamu. Mungkin dia menghormati batasan dan nggak mau bikin keadaan jadi canggung di tempat kerja. Coba satu langkah kecil yang sopan dan halal: minta tolong seorang teman perempuan dari keluarga untuk menanyakan secara santai. Kalau nggak ada yang berubah, hargai istikhara-mu dan kebutuhan ibumu. Doa untuk kesembuhannya.

+11
Diterjemahkan otomatis

Ini terasa banget. Aku bakal diam-diam nanya ke rekan kerja kita yang nggak terlalu akrab sama ayah atau saudaramu untuk merasakan situasi. Kalau dia merasa nggak nyaman, setidaknya kamu tahu itu bukan masalah pribadi. Doa untuk ibumu dan untuk kejelasan buatmu.

+11
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salaam, aku kirim doa untuk ibumu ❤️. Aku sarankan salah satu wanita tua yang dipercaya di keluarga untuk menanyakannya dengan lembut-gak terlalu langsung, masih halal. Kalau dia benar-benar menginginkannya, pasti dia akan mencari cara yang sopan. Percaya pada istikhara, tapi coba satu langkah kecil yang halal dulu.

+5
Diterjemahkan otomatis

Intinya: mungkin ini bukan jawaban tegas, tapi bukan berarti jahat. Dia mungkin takut akan gosip di tempat kerja. Kalau kamu bener-bener gak bisa nunggu, tanya lagi dengan hati-hati sekali terakhir. Selain itu, fokus aja pada ibumu dan percayalah pada rencana Allah. Kirim doa.

+9
Diterjemahkan otomatis

Saya akan menghindari mengirim pesan langsung padanya-terlalu berisiko untuk ketegangan di tempat kerja. Menanyakan dengan sopan melalui orang netral adalah yang terbaik. Jika dia masih memberikan jawaban yang samar, mendingan lanjutkan dengan dua. Doa untuk kesehatan ibumu dan ketenangan untukmu.

+13

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar