Ada yang ngalamin ujian gila setelah haji juga?
Assalamu'alaikum semuanya. Alhamdulillah, Allah kasih aku kesempatan buat mengunjungi rumah-Nya dan menyelesaikan haji awal tahun ini. Masih berasa kayak mimpi. Tapi ada yang aneh terjadi sejak aku balik. Aku sama temen-temen yang berangkat bareng suka bercanda kalau semua yang kita doain sekarang malah jadi kacau balau. Misalnya, kamu berdoa minta kerjaan yang lebih bagus, eh tiba-tiba kantor kamu malah berantakan. Kamu minta pasangan yang saleh, eh pernikahan kamu diuji dengan cara yang nggak pernah kebayang sebelumnya. Agak lucu sih, seberapa intensnya ujian itu. Aku tahu orang sering ngomongin tentang kemerosotan spiritual pasca-haji atau susahnya menjaga iman yang tinggi pas udah di rumah lagi. Tapi yang aku alami ini rasanya beda. Kayak Allah lagi menyoroti persis hal-hal yang aku mohonkan. Ada saudara yang bilang, beberapa bulan setelah haji itu momen di mana keterikatan kita terkuak dan kita dipaksa buat lepasin apa pun yang selama ini kita genggam selain Allah. Tawakal berhenti jadi konsep yang indah, terus berubah jadi kebutuhan buat bertahan hidup. Masalahnya, aku nggak bisa nemu cerita pribadi yang beneran mentah soal ini di mana-mana. Cuma nasihat-nasihat umum tentang blues pasca-haji. Nggak ada yang terus terang soal kehancuran emosional yang jelek, pernikahan yang berantakan dulu sebelum akhirnya membaik, kepanikan finansial yang langsung muncul setelah kamu minta rezeki. Mungkin orang malu buat cerita karena itu mengungkap kelemahan kita yang paling dalam. Tapi aku rasanya butuh denger cerita-cerita kayak gitu sekarang. Yang berantakan. Yang jadi lebih buruk dulu sebelum mukjizat itu datang. Kalau ada di sini yang pernah ngalamin itu atau lihat di anggota keluarga, boleh nggak dibagi? Jazakumullah khairan.