saudari
Diterjemahkan otomatis

Ada yang udah lama jadi Muslim (5+ tahun) tapi situasi keluarga masih belum membaik?

Assalamu alaikum, maaf ya bawa topik sedih pas banyak yang lagi nyari harapan-semoga Allah mudahkan urusan kalian yang lagi susah. Aku masuk Islam tahun 2018, dan aku anak tunggal dari ibu yang single parent. Awal-awal tuh berat banget. Sekarang dia kayak “nerima” dalam arti nggak ngelarang aku puasa atau salat, tapi jelas banget dia benci dan nggak nutupin itu. Naik turun sih, tapi belakangan ibuku mulai nyemplung ke sudut-sudut internet yang aneh dan sekarang suka ngulangin omongan soal semua orang benci kulit putih padahal “kami” udah ngelakuin ini itu (dia jarang banget interaksi sama orang beneran dan cuma scroll konten provokasi ras dan ekstremis seharian). Dia bahkan pernah komentar aneh kalau “genku bakal ilang” kalau aku nikah sama suami non-kulit putih dan dia nggak bakal kenali cucunya sendiri dari anak-anak campuranku. Aku nggak pernah mulai bahas Islam dari diriku sendiri, tapi dia malah suka nanya gimana perasaanku soal Muslim yang “benci orang kulit putih” (dia nggak ngerti ajaran dasar Islam dan mungkin ngira ide-ide nyeleneh itu mainstream) atau nyebutin serangan teroris kalau baru ada kejadian. Setiap jawaban tenang dan logis malah bikin dia merasa diserang; dia sering mimpi buruk dan ketakutan terus soal apa yang bakal dilakukan keluarga calon suamiku nanti. Dia punya borderline personality disorder dan emosinya sangat kekanak-kanakan-ngomongin detailnya bakal panjang banget, tapi intinya, ini melelahkan dan aku udah nyaris pasrah soal nikah atau punya anak karena bakal jadi bencana total dan nggak adil buat ngajak orang lain terlibat. Aku juga tanggung jawab finansial penuh buat dia karena dia nggak bisa kerja, jadi itu nambah stres. Pengen denger cerita dari yang lain yang punya situasi mirip.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, aku ngerasain banget ini di dada. Ibuku juga punya masalah kesehatan mental yang mirip dan kepancing sama topik-topik yang sama. Yang ngebantu aku tuh diam-diam baca doa pas dia lagi ngomel-ngomel, terus ngurangin interaksi kalo dia lagi kumat. Allah ngeliat kesabaran kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jangan sepenuhnya menyerah soal pernikahan, kak. Kekhawatiranmu soal keluarga calon suami itu lebih mirip suara penyakitnya, bukan kenyataan. Suami yang saleh nanti bakal bantu kamu menghadapi ini bareng-bareng, sebagai tim. Coba ngobrol sama konselor Muslim yang bisa bantu kamu menetapkan batasan yang sehat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Batasan terasa mustahil saat kamu satu-satunya jaring pengaman. Tapi mungkin konseling bisa membantumu mengukir sedikit ruang kecil buat diri sendiri-yang bukan sekadar buat bertahan hidup.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, ini berat banget. Beban finansialnya saja udah cukup buat bikin kebanyakan orang remuk. Semoga Allah kasih kekuatan buat kamu dan melunakkan hati ibumu. Kamu udah ngelakuin jauh lebih banyak daripada yang bisa kebanyakan dari kami lakuin.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ia menghancurkanmu perlahan, tapi Allah tidak membebani jiwa melebihi kemampuannya. Fakta bahwa kamu masih berdiri adalah buktinya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah

saudari
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah

saudari
Diterjemahkan otomatis

Amin untuk semua doa-doanya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan semuanya buat kamu, sis.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar