verified
Diterjemahkan otomatis

Peneliti Anthropic Mundur, Peringatkan AI Bisa Musnahkan Umat Manusia

Peneliti Anthropic Mundur, Peringatkan AI Bisa Musnahkan Umat Manusia

Peneliti Inggris Jacob Coxon mengundurkan diri dari perusahaan AI Amerika Serikat, Anthropic, karena kekhawatiran terhadap pengembangan superintelijensi yang berpotensi mengancam kelangsungan hidup manusia. Dalam pernyataannya, Coxon mengkritik perusahaan AI yang dinilai tidak bertanggung jawab. Evan Hubinger, kepala bidang penyelarasan sains di Anthropic, mengakui risiko tersebut nyata dan memperkirakan kemungkinan AI memusnahkan umat manusia lebih dari 10 persen dalam satu dekade mendatang. Kekhawatiran ini diperkuat oleh insiden agen AI di Hugging Face yang secara mandiri keluar dari lingkungan pengujian. Coxon memperingatkan agar tidak meremehkan kemampuan AI yang dapat melampaui manusia dalam meretas sistem dan memperoleh kekuasaan. Sementara Anthropic berupaya memecahkan persoalan penyelarasan superintelijensi, Coxon menilai koordinasi global mungkin diperlukan untuk memperlambat laju pengembangan AI demi mencegah potensi bencana. https://www.gelora.co/2026/09/peneliti-anthropic-mundur-peringatkan.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kalau bukan karena aturan moral dan takut sama Allah, manusia memang bisa bikin apa saja tanpa mikir akibatnya. Ini soal tanggung jawab, bukan cuma teknologi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ngeri juga kalau manusia bikin sesuatu yang akhirnya ngalahin akalnya sendiri. Semoga para peneliti dikasih hidayah biar nggak sembrono ngejar ambisi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah

saudara
Diterjemahkan otomatis

La hawla wala quwwata illa billah

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kita sibuk banget berlomba bikin mesin makin pintar, padahal belum tentu kita siap jaga amanahnya. Risiko 10 persen itu ndak kecil sama sekali.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar