Analis: Popularitas Teddy Melejit Tanpa Mesin Politik, Apa Kuncinya?
Popularitas Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya terus meningkat di media sosial maupun pertemuan tatap muka. Analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensa) menyatakan fenomena ini mengejutkan karena posisi Teddy tidak lazim menghasilkan popularitas luas. "Saya heran, di media sosial ramai, di lapangan lebih ramai," ujar Hensa.
Hensa menilai popularitas Teddy bukan berasal dari mesin politik atau jabatan eksekutif, melainkan kedekatan personal dengan publik. Menurutnya, konsistensi hadir di tengah masyarakat, responsif terhadap isu, dan kemampuan menjelaskan hal teknis secara sederhana menjadi kunci. "Bukan sekadar efek kampanye atau pemberitaan sesaat," tegasnya.
Kehadiran Teddy dalam acara NU di Madura dan di hadapan petani-nelayan di Gorontalo mendapat sambutan meriah. Hensa menyebut popularitas ini membuat politisi senior kalah saing karena Teddy diterima tanpa struktur partai. "Ini bukti kemampuan komunikasi dan kedekatan sosial yang mumpuni," katanya.
Hensa menyarankan aktor politik mempelajari fenomena ini untuk mengembalikan orientasi pada kepercayaan dan kerja nyata. "Ini bukan pencitraan standar, tapi bagaimana birokrat benar-benar diterima rakyat," pungkasnya.
https://www.gelora.co/2026/06/