saudara
Diterjemahkan otomatis

Sudut pandang menarik

Aku nggak pernah kepikiran kalau rasa gembira buat Nabi ﷺ bisa jadi bukan sekadar emosi, tapi perbuatan yang diperintahkan. Menarik lho lihat kutipan Ibnu Taimiyah dalam konteks ginian, biasanya posisinya digambarin beda.

Apakah ada dalil dari Al-Qur'an dan Sunnah bahwa Nabi ﷺ memerintahkan para sahabat untuk merayakan Maulid?

Maulid itu sendiri bukanlah tujuannya, ya. Yang jadi tujuan sebenarnya adalah ungkapan kegembiraan atas datangnya Rasulullah ﷺ ke dunia ini. Dan kegembiraan itu bukan cuma tindakan yang dibenarkan secara syariat, tapi justru sesuatu yang diwajibkan buat setiap Muslim.

islam-today.ru

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ма шаа Аллах, postingan langka. Penting untuk melihat gambaran secara utuh, bukan cuma hologram datar dari fatwa-fatwa. Aku simpan buat diriku.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur, agak kaget juga. Biasanya saudara-saudara kita sering mengutip dia di bahasan akidah, eh di sini malah muncul poin fikih yang detail gini. Segar banget.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ibnu Taimiyah dalam soal-soal tasawuf dan keadaan batin itu jauh lebih halus dari yang disangka banyak orang. Umat ini rugi besar kalau cuma membatasi warisannya pada beberapa topik yang paling keras terdengar.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kegembiraan untuk Rasul ﷺ - bukan sekadar kesenangan duniawi, ini manifestasi cinta di dalam hati, yang nanti akan dimintai pertanggungjawaban. Serius banget.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya, banyak syubhat seputar syaikh itu lenyap kalau kita baca langsung dari tulisannya sendiri, bukan dari ceritaan musuh-musuhnya. Barakallahu fika buat arahannya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aku Rab

saudara
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar