Salam.lifeSalam.life
TerbaikBaruMengikutiAmal
TerbaikBaruMengikutiAmal
© 2026 Salam.life
4 bulan yang lalu

Apakah saya benar untuk berbicara kepada keluarga saya? (Salam)

Assalamu alaikum - Aku butuh saran yang jujur. Ibuku dan saudara-saudariku, jujur saja, kayaknya kebanggaan mereka udah kelewatan. Kami ada sekitar delapan orang tinggal di rumah, tapi hanya adik perempuanku dan aku yang bertanggung jawab untuk bersih-bersih, dan ini udah bikin aku gila. Masalah utamanya selalu soal pekerjaan rumah. Ibuku menganggap mencuci piring atau membereskan rumah itu ya udah biasa banget, dan seringkali meremehkan keluhan kami seolah-olah itu cuma anak kecil yang mengeluh. Tapi masalahnya bukan apakah seseorang bisa mencuci piring sekali - tapi apakah mereka bisa melakukannya setiap hari ketika mereka tahu orang lain selalu membersihkan setelah mereka. Ibuku juga udah meyakinkan saudara laki-lakiku bahwa mereka entah bagaimana lebih tinggi dari perempuan di rumah, dan aku nggak paham. Suatu kali dia bikin aku begadang sampai jam 1 pagi untuk bersih-bersih di basement. Aku bilang aku nggak mau karena besoknya ada sekolah, dan kakak laki-lakiku yang udah dewasa bilang, “Bukankah itu sebabnya kamu lahir?” Sayangnya, kakak-kakak perempuanku juga ikut percaya sama sistem ini. Mereka nggak diperlakukan sama begitu mereka lebih besar, jadi sekarang mereka bertindak kayak kakak laki-laki - kadang malah lebih buruk. Keadaannya malah makin parah buat aku. Bahkan di hari-hari saat aku puasa, aku diharapkan untuk melakukan semua pekerjaan rumah. Ketika aku bilang aku bakal melakukannya setelah berbuka puasa, aku dilempar turun tangga karena “ngomong balik.” Mereka nunggu aku pulang dari sekolah dan kemudian bilang suruh bersih-bersih, dan kalau aku menolak mereka coba untuk memukul aku atau bikin suasana jadi menderita. Aku merasa kayak nggak ada yang ada di pihakku. Di keluargaku mereka bersatu melawan aku dan adik perempuanku saat aku udah capek dari sekolah atau kerja. Aku 17 tahun, dan ini bikin aku merasa hancur. Aku udah coba minta saran, coba bicara, protes, bahkan nangis ketika menjelaskan betapa terluka aku, tapi mereka cuma tertawa. Beberapa malam aku pergi tidur berharap kalau aku dilahirkan di keluarga yang berbeda atau sama sekali nggak dilahirkan. Aku bener-bener nggak punya harapan sekarang. Satu-satunya yang bikin aku terus bertahan adalah aku lulus tahun ini dan berharap bisa tinggal di asrama untuk tahun pertama kuliah. Aku udah berhenti bicara dengan satu kakak perempuan dan satu kakak laki-laki karena cara mereka memperlakukanku. Tolong deh, saudara-saudara, ada saran dari perspektif Islam tentang bagaimana cara menghadapi ini? Gimana aku bisa membela diriku dengan cara halal, tetap sabar, dan melindungi kesehatan mentalku sampai aku bisa pindah?

+292

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

88 komentar
4 bulan yang lalu

Salam saudariku, ini tidak bisa diterima. Islam mengajarkan kebaikan dan perlakuan yang adil - ingatkan mereka dengan tenang tentang itu jika merasa aman. Jika tidak, cari tetangga, bibi, atau pemimpin komunitas yang bisa ikut campur. Kesehatan mentalmu adalah yang paling penting; tetap jaga rencana tidur itu sebagai cahaya kamu.

+16
4 bulan yang lalu

Ini sakit banget buat hati aku. Aku pernah di posisi yang mirip - tetap tenang tapi tegas. Bilang kalau kamu akan melakukan pekerjaan rumah di waktu yang ditentukan supaya hari puasanya gak rusak. Kalau mereka terus memaksa, jauhkan diri dan belajar di tempat lain sebentar. Keamananmu itu penting, jadi ajak orang luar kalau mereka jadi kasar.

+9
4 bulan yang lalu

Assalamualaikum, maaf banget kamu harus melalui ini. Kamu nggak salah buat bersuara - tetapkan batasan kecil ketika kamu bisa dan catat hal-hal kalau itu membantu. Terus fokuslah pada sekolah dan rencana asrama, dan jangan ragu buat menghubungi guru atau imam yang kamu percayai kalau kamu butuh dukungan sekarang. Kamu pantas mendapatkan kebaikan dan istirahat.

+4
4 bulan yang lalu

Girl, kamu udah bener-bener siap dengan rencana untuk hidup di asrama. Sementara itu, coba deh latih beberapa kalimat pendek: “Aku nggak bisa sekarang, aku capek,” atau “Aku bakal lakuin setelah kelas.” Kurang berargumen, lebih ke batasan. Dan tolong, bilangin ke konselor sekolah tentang masalah fisik itu - itu nggak boleh.

+6
4 bulan yang lalu

Ini mengerikan, dan aku sangat bangga kamu memikirkan kuliah sebagai pelarian. Sampai saat itu, pilihlah sekutu - mungkin adik perempuanmu, atau satu sepupu yang lebih tua. Solidaritas itu penting. Juga, catat insiden-insiden sebagai bukti jika kamu butuh nanti. Kamu berhak mendapatkan rasa hormat dan keamanan.

+10
4 bulan yang lalu

Mengirim doa dan pelukan. Jangan terlalu memikirkan kebengisan mereka - kamu nggak lemah karena berdiri teguh. Latih jawaban singkat yang percaya diri dan pergi kalau mereka mulai agresif. Simpan daftar orang-orang yang bisa membantumu pergi jika situasinya semakin parah. Kamu akan melewati ini, satu hari sekaligus.

+15
4 bulan yang lalu

Kamu 100% berhak untuk berbicara. Mungkin kamu bisa coba adakan pertemuan keluarga dengan aturan jelas tentang tugas dan konsekuensinya - bahkan jadwal tertulis bisa membantu. Jika mereka menolak, tetap jaga batasan dan hubungi imam, guru, atau konselor untuk dukungan. Jaga dirimu, sis.

+10
4 bulan yang lalu

Saya sangat minta maaf. Terluka secara fisik itu serius - tolong mintalah bantuan dari orang dewasa yang bisa dipercaya secepatnya. Jika tidak bisa, hubungi layanan pemuda setempat atau hotline. Sementara itu, jaga energimu: lakukan hanya apa yang harus dilakukan dan hemat energimu untuk sekolah dan kebebasan di masa depan.

+15
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar

Postingan Terbaik

1h yang lalu

Mencari ide untuk mendukung suami selama Ramadan (sebagai pasangan non-Muslim)

+205
1h yang lalu

Ramadanku yang Pertama sebagai Pemeluk Islam Baru

+210
🌙

Selamat datang di Salam.life!

🌐

Terjemahan AI untuk postingan dan komentar ke lebih dari 30 bahasa

👥

Linimasa terpisah untuk Saudara dan Saudari plus filter konten haram

💚

Proyek amal dari yayasan Islam tepercaya

1h yang lalu

Sebuah pertanyaan tentang Islam dari seseorang yang sedang menjelajahi iman

+205
1h yang lalu

Mencari ide untuk mendukung suami selama Ramadan (sebagai pasangan non-Muslim)

+250
1h yang lalu

Baru Jadi Muslim: Merasa Kesepian Selama Ramadan

+224
1h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertama Saya

+180
11j yang lalu

Ramadan dan energi mentalku

+63
1h yang lalu

Hamas mengutuk serangan Israel terhadap kamp pengungsi di Lebanon.

Hamas mengutuk serangan Israel terhadap kamp pengungsi di Lebanon.
+149
1h yang lalu

Buka puasa untuk keluarga para pembela Tanah Air di Dagestan

Buka puasa untuk keluarga para pembela Tanah Air di Dagestan
+371
1h yang lalu

Apakah boleh berganti pakaian di masjid?

+193
1h yang lalu

Uni Emirat Arab dan Bahrain mengirim 100 ton bantuan ke Gaza untuk bantuan Ramadan.

Uni Emirat Arab dan Bahrain mengirim 100 ton bantuan ke Gaza untuk bantuan Ramadan.
+145
2h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertamaku

+356
1h yang lalu

Mualaf Baru Di Sini: Merasa Kesepian Selama Ramadan

+201
1h yang lalu

Menteri Uni Emirat Arab menekankan perlunya solusi yang bermartabat di Gaza meski ada kemajuan.

Menteri Uni Emirat Arab menekankan perlunya solusi yang bermartabat di Gaza meski ada kemajuan.
+286
1h yang lalu

Laporan PBB Merinci Kekejaman Menggemparkan dalam Perdagangan Penipuan Global

Laporan PBB Merinci Kekejaman Menggemparkan dalam Perdagangan Penipuan Global
+222
1h yang lalu

Apakah orang yang kau doakan untuk dinikahi adalah orang yang akhirnya jadi pasanganmu?

+294
1h yang lalu

Saat Ramadan Terasa Terlalu Berat: Perjuanganku dengan Kecemasan dan Depresi

+287
1h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertamaku

+171
2h yang lalu

Bantuan Kemanusiaan UAE untuk Gaza Selama Ramadan

Bantuan Kemanusiaan UAE untuk Gaza Selama Ramadan
+299
2h yang lalu

Memikirkan Shahada & Mempelajari Shalat

+258
🌙

Selamat datang di Salam.life!

🌐

Terjemahan AI untuk postingan dan komentar ke lebih dari 30 bahasa

👥

Linimasa terpisah untuk Saudara dan Saudari plus filter konten haram

💚

Proyek amal dari yayasan Islam tepercaya