Selalu Mintalah kepada Allah Apa yang Paling Baik (Khair)
Assalamualaikum semuanya, Sekitar setahun yang lalu, aku mulai di perusahaan baru dan melihat seorang saudara di area sholat yang sepertinya adalah semua yang aku bayangkan sebagai suami di masa depan. Dia memenuhi banyak kriteria yang aku inginkan, meskipun masih ada hal-hal yang kupikir mungkin harus aku kompromikan. Karena aku masih muda dan belum terbiasa dengan pria Muslim yang menunjukkan ketertarikan, aku sangat senang ketika dia tampak memberikan sinyal. Jujur aja, aku jadi merasa terobsesi. Aku mulai berdoa agar dia menjadi suamiku. Media sosial juga nggak membantu - di mana-mana aku melihat postingan yang bilang Allah akan membawa orang itu ke kamu, jadi jangan menyerah. Awalnya, dia terlihat sangat saleh dan pemalu, dan aku menganggap ketidakkonsistenannya hanya sebagai sikap yang pendiam. Dia membuatku terus bertanya-tanya selama sekitar setahun sampai aku merasa lelah secara emosional. Aku membuat satu doa terakhir yang tulus: “Jika dia baik untukku, biarkanlah dia; jika tidak, jauhkan dia dari hatiku.” Saat itulah segalanya menjadi jelas dan aku melihat karakternya yang sebenarnya. Aku benar-benar menghindari peluru besar - Alhamdulillah. Saran aku untuk saudara-saudari: hindari berdoa untuk orang tertentu. Bukan berarti Allah tidak akan mengabulkannya, tapi kita tidak benar-benar tahu apa yang kita minta. Dulu aku sering mengabaikan postingan yang memperingatkan tentang hal ini, tapi sekarang aku menulis dari pengalaman. Terima kasih telah membaca. Semoga Allah membimbing kita semua dan memberikan yang terbaik (khair).