Tentang Melakukan Hijra - Assalamu Alaikum
As Salamu 3Alaikum, saya mau berbagi ini karena saya nggak tahu harus ngapain lagi sekarang dan saya berharap bisa dapet saran yang tulus. Saya 23 tahun. Saya lahir dan dibesarkan di Prancis dan menemukan Islam sekitar umur 16 - waktu itu saya cuma tahu gak boleh makan babi dan harus bilang bismillah sebelum makan. Alhamdulillah, saya belajar bahwa shalat itu wajib dan berusaha sebaik mungkin untuk jujur dan berbuat baik. Tapi, belakangan ini tempat saya tinggal terasa nggak nyaman untuk saya. Saya merasa nggak sejalan dengan apa yang saya mau dan apa yang seharusnya saya lakukan sebagai seorang Muslim. Contohnya, saya perlu shalat tapi saya bekerja. Kadang-kadang saya bisa, kadang tidak. Kalau saya memaksa diri lebih keras, saya bisa sih, tapi saya jadi takut - takut dilihat orang saat shalat, takut diperlakukan berbeda. Tapi, saya bangga: kalau ada yang tanya agama saya, saya bilang Islam, dan kalau mereka tanya apakah saya shalat, saya bilang iya. Shalat di tempat kerja bukan satu-satunya masalah. Suasana umum di tempat saya tinggal bikin saya merasa capek. Saya nggak mau semua orang mencintai saya, tapi saya nggak tahan kalau diperhatikan saat di toko roti atau saat mencari pekerjaan. Saya orang Afrika Utara dan sering diremehkan karena stereotip tentang kejahatan dan minoritas yang gaduh. Apa yang saya inginkan sekarang lebih dari sekadar shalat di tempat kerja. Saya ingin hidup sederhana di antara orang-orang Muslim di mana iman saya diterima dan saya nggak perlu takut dengan pendapat orang. Saya tahu saya perlu berbenah diri, tapi untuk saat ini saya nggak bisa terima pekerjaan dengan gaji rendah di mana saya nggak bisa shalat dan di mana saya terus menerus harus membuktikan kepada orang-orang yang prejudis bahwa “kami nggak semua sama.” Setahun yang lalu, saya coba kembali ke negara asal, tapi bahasa, dokumen yang rumit, dan ditolak dengan halus oleh orang-orang yang seharusnya membantu saya bikin saya kembali ke Prancis setelah dua bulan. Orang-orang pikir saya gila karena ingin meninggalkan Prancis. Mereka nggak bisa memahaminya - dan sampai sekarang juga nggak, terutama mereka yang bermimpi pergi ke Eropa. Saya lahir dan bekerja di Paris. Di sana ada orang-orang baik dan Muslim yang taat, tapi saya rasa nggak sebanding untuk mengorbankan agama saya demi diterima orang-orang yang nggak suka sama saya. Ada uang, iya, tapi banyak orang yang hilang dalam diri mereka, Muslim atau bukan. (Nggak semua orang - ada juga orang yang tulus.) Saya bukanlah orang percaya yang sempurna - saya bahkan belum menghafal seluruh Juz Amma - tapi saya nggak berpikir Hijra itu cuma untuk elit religius. Saya nggak melihat masa depan saya di sini untuk diri saya sendiri atau anak-anak saya di masa depan, insha'Allah. Saya punya gelar sarjana di bidang administrasi bisnis. Saya bekerja selama setahun, lalu saya sakit dan harus pindah lebih dekat dengan keluarga di luar Paris, di mana saya tinggal sekarang. Saya belum menemukan pekerjaan di bidang saya, jadi saya ambil pekerjaan yang kurang terampil. Saya sudah memutuskan untuk mengendalikan diri dan memulai bisnis. Saya masih merencanakan, tapi saya berharap ini bisa membuat saya mandiri terlebih dahulu dan kemudian memungkinkan saya untuk melakukan Hijra. Saya nggak bermimpi tinggal di Dubai atau gedung pencakar langit. Saya ingin menetap di Arab Saudi atau Yordania, mungkin - saya perlu berpikir lebih jauh tentang ini. Saya nggak mencoba meyakinkan siapa pun atau minta izin tentang Hijra. Pikiran saya sudah bulat. Saya cuma mau berbagi untuk mendapatkan pemikiran dan saran. Saya terburu-buru di waktu pertama dan menyesal, jadi sekarang saya ingin merencanakan dengan hati-hati. Saya sedang bekerja pada tawakkul saya dan tahu saya perlu meminta pengampunan dan memperbaiki tindakan saya. Saya percaya saya bisa lebih berinvestasi dalam deen saya dan menempatkan Allah di pusat hidup saya. Saya menggunakan penerjemah, jadi maaf kalau ada ungkapan yang aneh. Jazakum Allahu khayran. Semoga Allah memberkati, mengampuni, dan membimbing kita.